Bimbingan Akademik Musik Seni dan hobi Bahasa Olahraga dan kesehatan Les privat
Bagikan

Cara Memainkan Drum dan Berkembang Secara Progresif

Oleh Kurniawan, dipublikasikan pada 25/04/2019 Blog > Musik > Drum > Jangan Bermain Drum Yang Asal Bunyi, Lakukan Metode Bermain Drum Secara Progresif!

“Beberapa pekerjaan untuk menghabiskan beberapa jam dengan meyendiri lebih membuahkan hasil daripada memainkan alat musik.” -Stephen Hough  

Sebuah tim Kanada dari Universitas McGill di Montreal melakukan studi MRI dimana hasilnya dipublikasikan di sebuah majalah bernama Nature Neuroscience. Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa musik dapat meningkatkan jumlah koneksi sinaptik antar neuron. Proses ini meningkatkan jumlah neuron dan memperpanjangan usia neuron yang menguntungkan korteks serebral para pemuda.

Entah itu Anda memainkan gitar listrik atau akustik, biola, saksofon, atau drum set, memainkan musik sangat baik untuk otak dan kreativitas.

Akan tetapi, untuk belajar memainkan drum dengan efektif, apa yang harus dilakukan?

Superprof dengan senang hati memberikan beberapa tips dan trik untuk belajar memainkan drum dengan atau tanpa bantuan les dari guru profesional.

Mengetahui Motivasi Anda dalam Belajar Drum

Tidak cukup hanya dengan membeli satu set drum, Anda harus memilikinya di rumah serta memotivasi diri Anda untuk bermain drum. Jika motivasi Anda hanya kuat di awal, perlahan-lahan motivasi tersebut akan memudar seiring Anda belajar.

Bagi banyak orang, drum bisa menjadi alat musik yang lebih mudah dipelajari dibandingkan dengan gitar listrik atau terompet, tetapi pendapat ini sama sekali tidak benar.

Menjadi seorang drumer yang berbakat membutuhkan kerja keras. Anda perlu mengetahui cara mengendalikan irama, cara memainkan irama biner atau terner, menjadi acuan semua alat musik lain dalam band serta mengetahui cara berimprovisasi dan melakukan permainan solo. Ada juga banyak komponen yang harus diingat!

Kita semua pasti memiliki satu momen dalam hidup ketika kita jauh lebih termotivasi daripada di waktu lain.Terkadang, sifat menunda-nunda pekerjaan yang ada pada diri kita menghalangi kota untuk waktu yang lama, lebih dari biasanya!

Otak akan merespons stimulasi. Untuk memotivasidiri sendiri, Anda perlu mengidentifikasi rangsangan yang benar dan menempatkannya di tempat yang benar.

Motivasi bisa muncul di berbagai keadaan yang berbeda:

  • Setelah sesi yoga atau meditasi,
  • Setelah bermain bola dengan anak-anak,
  • Mendengarkan permainan band favoritmu,
  • Setelah membeli stik drum baru yang bagus,
  • Setelah menjadi anggota baru di suatu band,
  • Saat berbicara dengan orang yang memotivasi dan menginspirasi Anda,
  • Ketika menulis kreatif,
  • Ketika berjalan-jalan sambil menikmati keindahan alam,
  • Ketika pergi ke konser atau pameran seni,
  • Setelah menonton drama atau film yang benar-benar Anda sukai, dan lain-lain.

Intinya adalah, Anda harus bisa mengidentifikasi apa yang bisa memotivasi Anda. Buatlah daftar sekitar 15 hingga 20 kegiatan yang memotivasi Anda dan lakukan beberapa dari daftar tersebut ketika motivasi Anda menurun.

Isi Ulang semangat Anda dengan refreshing jalan-jalan ke hutan sekali-kali Terkadang, Anda perlu mengisi ulang semangat Anda dengan menempuh berjalan-jalan di hutan. Ini dapat menyegarkan prioritas Anda dan membuat Anda kembali termotivasi!

Mengembalikan motivasi mungkin akan sangat membantu karena mengirimkan rangsangan yang tepat ke otak Anda untuk belajar memainkan alat musik perkusi yang satu ini.

Jika Anda memiliki motivasi yang tepat serta ketekunan, memukul simbal, hi-hat, snare drum, atau bass drum dengan stik dapat Anda lakukan dengan mudah dan Anda akan membuat guru musik Anda terkesan selama sesi les drum Anda!

Jika Anda membutuhkan lebih banyak ide, buku 100 Ways to Motivate Yourself oleh Steve Chandler sangat direkomendasikan.

Buatlah Daftar Daftar Lagu Pribadi yang Ingin Anda Mainkan dengan Drum

Membuat daftar lagu yang Anda sukai atau yang ingin Anda mainkan dengan drum adalah cara yang bagus untuk berkembang.

Ketika Anda membuat daftar lagu yang fantastis tersebut, pisahkan kelompok lagu yang mudah dari kelompok lagu yang sulit. Ini adalah ide yang sangat bagus karena akan mencegah Anda kehilangan motivasi.

Lagu-lagu Led Zeppelin, Miles Davis, dan The Who adalah beberapa contoh lagu yang tidak disarankan untuk pemula.

Jika Anda tidak tahu lagu mana yang harus Anda masukkan ke dalam daftar, Anda bisa bertanya kepada guru drum profesional Anda. Jika Anda belajar secara autodidak, berikut ini daftar lagu ciptaan banyak musisi berbakat yang cocok untuk selera musik pribadi semua orang:

  • Billie Jean oleh Michael Jackson,
  • Yellow oleh Coldplay,
  • Seven Nation Army oleh The White Stripes,
  • Karma Police oleh Radiohead,
  • Highway to Hell oleh AC/DC,
  • Knockin’ on Heaven’s Door oleh Bob Dylan,
  • Zombie oleh The Cranberries,
  • Imagine oleh John Lennon,
  • Boulevard of Broken Dreams oleh Green Day,
  • Let Her Go oleh Passenger
  • Fresh oleh Kool and the Gang
  • Moonlight Serenade oleh Glenn Miller…

Anda bisa mencari lagu-lagu beserta tablatur dan partitur drumnya di internet dengan menggunakan kata kunci “lagu untuk drumer pemula.”

Sebagian orang memilih lagu-lagu seperti Highway to Hell dan Boulevard of Broken Dreams untuk mulai belajar dan seiring mereka mendengarkan dan memainkan lagu tersebut secara terus-menerus, tubuh dan pikiran mereka semakin terbiasa kapan harus memukul dan bagian mana yang harus dipukul.

Band yang mudah ditiru permainan drumnya adalah AC/CD Beberapa lagu AC/DC dapat dimainkan oleh drumer pemula.

Seperti halnya belajar gitar dan alat musik lainnya, belajar drum juga membutuhkan semangat, ketekunan, dan motivasi untuk maju. Beberapa bulan pertama selalu menjadi masa-masa yang paling sulit, tetapi juga yang paling menguntungkan karena selama tahap ini, seseorang mulai menguasai groove, suara drum, dan rebound.Semua ini penting untuk Anda kedepannya.

Rencanakan Tujuan Jangka Pendek dan Beri Tahu Orang Lain tentang Ini

Semua orang tahu bahwa untuk bisa mengembangkan permainan cello, gitar bass, drum, dan alat musik lain, Anda harus bekerja keras dalam mempelajari dasar-dasarnya. Dasar-dasar permainan menjadi fondasi untuk masa depan.

Anda mungkin sudah sering mengatakan ini kepada diri sendiri: “Besok aku akan mulai serius.”

Mungkin Anda bisa konsisten selama sehari, beberapa hari, atau bahkan beberapa minggu sebelum akhirnya Anda berhenti latihan.

Menurut Anda, mengapa hal ini bisa terjadi?  

Ada 2 alasan utama. Pertama, mungkin tujuan jangka pendek tim Anda tidak memenuhi kriteria SMART.

Tujuan yang SMART harus memenuhi 5 kriteria berikut:

  • Specific (spesifik): Anda perlu tahu dengan jelas apa tujuan Anda. Lakukan hal-hal mendasar seperti menulis lagu baru, menemukan lagu baru yang Anda sukai, mencapai 260 bpm pada not ke-16, mempelajari cara menggunakan pedal drum ganda, dan lain-lain,
  • Measurable (terukur): misalnya, sehari sekali, seminggu sekali, sebulan sekali. Kiat-kiat yang bisa membantu: pasang kalender di tempat yang mudah dilihat dan didedikasikan untuk tujuan Anda, dan buat catatan yang mudah dipahami untuk mengukur kemajuan Anda saat ini,
  • Acceptable (dapat diterima): Tujuan Anda harus murni berasal dari Anda sendiri dan bukan dari orang lain.Bergabung dengan band atau melakukan banyak pertunjukan malah bisa membawa masalah,
  • Realistic (realistis): Tetapkan tujuan yang realistis, jangan terlalu ambisius di awal! Jika Anda mengatakan bahwa Anda akan melakukan 3 jam permainan dasar per hari sepulang kerja pada jam 8 malam, ini terlalu berlebihan dan tidak realistis,
  • Temporarily Defined (terdefinisikan secara sementara): misalnya, mengatakan bahwa Anda akan berlatih dasar-dasar drum selama 10 menit per hari selama 1 bulan berbeda dengan mengatakan bahwa Anda akan mempelajari dasar-dasarnya saja. Tujuan Anda perlu didefinisikan karena dengan melakukannya, kemungkinan besar Anda akan terus memegangnya dengan kuat. Tujuan yang terlalu abstrak adalah kunci kegagalan!

Alasan lain mengapa banyak pemula yang menyerah adalah karena mereka tidak memberi tahu siapa pun. Komitmen atau tujuan untuk diri sendiri jarang direalisasikan…

Sedangkan jika Anda memberi tahu instruktur musik, orang tua, pacar, mantan, atau sahabat Anda bahwa Anda misalnya akan belajar memainkan pedal ganda pada drum selama 10 menit per hari selama sebulan penuh, mereka kemungkinan besar akan secara rutin menanyakan kemajuan Anda.

Dengan cara ini, jika Anda satu hari tidak berlatih, Anda akan merasa bersalah dan harus membuat alasan dan harus kita akui, Anda pasti tidak mau melakukannya!

Mungkin suatu saat nanti, Anda akan mendapatkan rekan musisi rekan musisi kelas menengah. Ini bisa sangat memotivasi kedua belah pihak selama belajar drum!

Merencanakan Latihan Drum Mingguan Anda

Suatu rutinitas memang terdengar membosankan, tetapi itu menjadi hal yang penting ketika Anda ingin mempelajari sesuatu.

Menjadi teratur dan memiliki jadwal akan memungkinkan Anda untuk menguasai sentuhan yang tepat ketika memukul simbal.Hal ini juga akan membantu Anda menyinkronkan gerakan tangan kiri dan tangan kanan Anda.

Untuk melakukan ini, Anda harus benar-benar mengetahui apa saja hal-hal yang harus dilakukan untuk menjadi pemain drum yang lebih baik:

  • Melatih permainan tangan dan kaki (timing adalah segalanya!),
  • Mengetahui cara memainkan irama yang berbeda dengan tangan kanan dan tangan kiri Anda,
  • Melemaskan pergelangan tangan Anda,
  • Meningkatkan kekuatan memukul Anda.

Langkah selanjutnya adalah menentukan waktu:

  • Berapa hari dalam seminggu yang ingin Anda dedikasikan untuk berlatih drum?
  • Pada jam berapa Anda bisa bermain drum?
  • Hari apa yang paling baik bagi Anda untuk bermain drum?
  • Berapa lama waktu yang Anda dedikasikan untuk tiap sesi?

Tulislah slot waktu yang tersedia dan catatlah sehingga Anda dapat belajar drum akustik secara progresif!

Merencanakan latihan drum mingguan akan membantu Anda mengatur kebiasaan yang mudah diikuti.Kebiasaan baik sangat penting agar Anda bisa berkembang, terutama ketika belajar alat musik!

Kunci penting lainnya, yang juga membosankan, tetapi sangat efektif, adalah deliberate practice.

Geoff Colvin memaparkan tentang penerapan deliberate practice dalam bermain drum dalam bukunya Talent is Overrated. Dia menjelaskan bahwa bakat terlalu dianggap sebagai faktor penentu dan bahwa kemampuan seseorang bukanlah alasan mengapa mereka mendapatkan hasil yang luar biasa, entah mereka itu atlet, musisi atau artis.

Kesuksesan datang dari kerja keras, motivasi dan latihan yang disengaja.  

Deliberate practice memenuhi kriteria yang berbeda:

  • Metode ini berfokus pada sasaran tertentu: seseorang tidak boleh memainkan segalanya, tetapi memusatkan perhatiannya pada suatu teknis tertentu seperti penerapan roll pada rudiment,
  • Metode ini memungkinkan seseorang untuk mengamati kelebihan dan kekurangan mereka.Untuk menjadi pemain yang lebih baik, mengamati perkembangan sangatlah penting.
  • Ini adalah metode latihan yang sangat berulang,
  • Metode ini sangat menuntut dari segi fisik dan mental: seseorang harus keluar dari zona nyamannya (musik yang sudah bisa dimainkan dan teknik yang sudah dikuasai) untuk bisa sampai pada zona belajar mereka,
  • Deliberate practice bukanlah metode yang menyenangkan.Anda tidak bisa selamanya tinggal di zona nyaman jika Anda ingin berkembang.

Namun, jika Anda memutuskan untuk menggunakan metode ini, jangan lupa juga untuk menikmati proses latihan! Sebagai contoh, luangkan waktu 30 menit untuk satu sesi latihan menggunakan metode deliberate practice dan sisanya bisa Anda gunakan untuk bersenang-senang dengan manabuh drum sesuka Anda, misalnya!

Berlatih Drum tanpa Bermain: Relaksasi Aktif

tanpa memegang alat musik, Anda dapt meningkatkan tempo dengan metronom Metronom sangatlah berguna untuk meningkatkan kemampuan tentang tempo bahkan tanpa memegang alat musik!

Tahukah Anda bahwa Anda bisa berlatih drum tanpa harus memainkan drum sungguhan?

Cara terbaik untuk melakukan hal ini adalah memanfaatkan waktu istirahat di sela-sela pekerjaan atau kehidupan sehari-hari Anda dengan melakukan relaksasi aktif agar Anda terjebak dalam relaksasi pasif (menonton TV, menggulir beranda Facebook atau Twitter, dan lain-lain).

Waktu istirahat selama 10 menit bisa Anda gunakan untuk belajar beberapa elemen seperti:

  • Rudiment drum: roll, tap, dan strike. Apa pun bisa Anda gunakan: bantal di sofa, paha, meja, dan lain-lain.
  • Melatih keterampilan mendengarkan Anda: tanpa gangguan alat musik, perhatian Anda dapat terfokus pada hal-hal lain seperti groove, pulsation, dan lain-lain.
  • Tempo: dengan menggunakan metronom, Anda bisa meningkatkan meningkatkan kemampuan tentang tempo bahkan tanpa memegang alat musik. Anda hanya perlu menggunakan pad untuk latihan atau tangan Anda sendiri (mungkin suatu hari nanti, permainan drum Anda dapat mencapai 240bpm pada not ke-16!).

Gunakan saat-saat ketika Anda tidak sedang bercengkerama dengan drum dengan mendengarkan artis lain, genre musik lain (jazz, funk atau genre rock yang populer di drum), pergi ke festival musik, belajar menyanyikan irama yang berbeda, membaca majalah yang menawarkan tips tentang bermain drum, mempelajari teori irama musik, dan lain-lain

Definisi Belajar Bermain Drum Secara Progresif

Apa itu playing pad?

Sebuah playing pad adalah aksesori yang terbuat dari plastik dan tertutup dengan lembaran karet untuk berlatih drum di rumah tanpa membuat terlalu banyak suara bising. Playing pad ini tersedia pada drum set elektrik .

Apa yang dimaksud dengan bpm?

BPM berarti beat per menit. Ini adalah akronim yang digunakan untuk menggambarkan tempo musik yang sedang diputar.

Bagikan

Para pembaca kami menyukai artikel ini
Apa artikel ini berguna untuk mu?

Tidak ada informasi yang bergunaOke, namun masih harus ditingkatkanArtikel ini cukup bermanfaatTerima kasih! Artikel ini sangat bermanfaatPuas sekali dengan artikel ini (Berikan penilaian anda)
Loading...
avatar