Bimbingan Akademik Musik Seni dan hobi Bahasa Olahraga dan kesehatan
Bagikan

Belajar Memainkan Drum

Oleh , dipublikasikan pada 25/04/2019 Blog > Musik > Drum > Belajar Drum Otodidak Bisa Membuat Anda Menemukan Permainan Khasmu Sendiri

“Dalam musik, kesunyian itu lebih penting daripada bunyi.”–Miles Davis

Pasar musik digital tumbuh secara masif antara 2007 dan 2017. Faktanya, platform streaming digital menjadi penyebab kenaikan terbesar dalam penjualan musik di Inggris selama dua dekade ini.

Entah yang Anda mainkan itu drum elektrik, saksofon, gitar listrik, atau bahkan djembe, menguasai alat musik secara autodidak itu sulit. Anda harus benar-benar termotivasi jika Anda ingin belajar bermain drum tanpa mengikuti les atau mencari tutor privat.

Kesabaran, rutinitas, dan ketelitian sangatlah penting untuk belajar mermainkan drum secara autodidak. Berikut adalah beberapa saran tentang cara terbaik untuk belajar memainkan drum set Anda.

Atur Sesi Latihan Drum Anda seperti Sesi Latihan di Gym

“Jika Anda punya masalah, keluarkan dengan bermain drum.”–Neil Peart

Kalimat ini mirip dengan semua kutipan inspirasional yang akan Anda temukan tentang berolahraga.

lakukan penyesuaian secara otodidak jika tidak memiliki guru les privat Ada banyak drumer otodidak yang sekarang menjadi drumer profesional.

Saat bermain drum, Anda harus memberikan tantangan kepada diri Anda sendiri dan sesi latihan yang baik adalah yang membuat Anda mengucurkan berkeringat. Otot Anda perlu merasakan usaha keras yang Anda lakukan. Anda harus menjadwalkan sekitar satu jam latihan untuk setiap sesi.

Sebelum berlatih selama satu jam, Anda perlu melakukan pemanasan seperti yang Anda lakukan ketika memulai olahraga di gym.

Perbedaan antara berolahraga dan bermain drum adalah bahwa untuk bermain drum, Anda membutuhkan banyak kreativitas.Anda perlu melakukan dua pemanasan, yakni pemanasan fisik dan pemanasan mental.

Selain itu, Anda juga akan menggunakan otak Anda di semua fase permainan drum.Ini adalah salah satu alat musik yang paling membutuhkan koordinasi.

Faktanya, seorang drumer perlu menggunakan kedua sisi otak mereka ketika memainkan drum, dan hal ini akan menciptakan koneksi saraf yang tidak bisa dijumpai dalam memainkan alat musik lain.

Sebelum Anda mulai bermain, Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki tempat yang tepat untuk berlatih, baik itu seluruh ruangan atau area khusus di dalam ruangan.

Drum set Anda harus selalu disiapkan. Jika Anda harus menyatukannya setiap kali Anda berlatih, Anda akan membuang banyak waktu. Pastikan Anda menyiapkan semua keperluan sebelum mulai seperti air minum, handuk, partitur, pena dan kertas, video atau audio pembelajaran, metronom, kamera, dan lain-lain.

Tutup telepon Anda dan tutup semua tab di peramban web Anda yang tidak Anda perlukan. Anda harus berhenti menunda-nunda pekerjaan.

Berikut ini contoh sesi latihan yang baik:

  • Pemanasan fisik selama 10 menit: melemaskan pergelangan tangan, punggung, dan kaki Anda.
  • Pemanasan mental selama 10 menit: pertahankan tempo pada snare sambil memukul drum lain sesuka Anda.
  • Latihan fokus selama 20 hingga 30 menit: Lakukan latihan atau pelajari bagian tertentu untuk meningkatkan kemampuan.
  • Latihan kreatif selama 10 hingga 20 menit: Bebaskan imajinasi Anda sebebas mungkin!

Anda harus selalu memiliki tujuan sebelum memulai setiap sesi, seperti menguasai rudiment (pukulan-pukulan dasar) baru, melakukan fill pada tom-tom, belajar irama, meningkatkan keterampilan tertentu, dan lain-lain.

Contoh Latihan Drum

Untuk menguasai suatu latihan, Anda harus mulai berlatih bahkan sebelum Anda duduk di bangku drum.

bersabar dalam kesulitan maka Anda akan segera menemukan permainanmu Meskipun pada awalnya drum mungkin terlihat susah dimainkan, Anda akan segera menguasainya

Bisakah Anda bermain drum tanpa drum sungguhan?

Tentu saja bisa! Ini adalah cara yang bagus untuk menghemat waktu sebelum Anda mulai melakukan latihan tertentu dengan drum set Anda. Rudiment atau pukulan-pukulan dasar adalah bagian yang mendasar dalam memainkan drum.

Mari kita ambil contohnya, misalnya RLRR LRLL RLRR LRLL

Akan lebih baik jika Anda bisa memainkannya sambil mengatakan kanan (R) dan kiri (L). Anda tidak perlu melakukan pukulan dengan cepat. Lakukan latihan ini selama 5 hingga 10 menit agar Anda semakin terbiasa.

Mulailah dengan memainkan rudiment ini pada pad atau pada snare drum Anda dengan tempo pelan (sekitar 60bpm).Kemudian Anda dapat mempercepatnya sampai Anda mencapai 100bpm.

Jangan melewatkan langkah apa pun! Untuk belajar drum dengan cepat, Anda harus bisa memainkannya secara perlahan dan memastikan bahwa Anda memukul setiap ketukan.

Langkah kedua terdiri dari menambahkan ketukan bass drum pada ketukan pertama dan ketiga dan kemudian melakukan open hi-hat dan close hi-hat pada ketukan kedua dan keempat.

Cobalah berlatih menggerakkan kaki Anda sendiri pada tempo 60bpm (dengan bantuan metronom), lalu mulai meningkatkan temponya.

Setelah Anda bisa menggunakan tangan dan kaki secara terpisah, mainkan secara bersamaan.Sekali lagi, mulailah dengan perlahan dengan tempo sekitar 60bpm baru Anda boleh menaikkannya hingga kisaran 110 sampai 120bpm.

Pastikan untuk menekankan ketukan pada paradiddle. Ini akan membantu Anda menjaga tempo permainan.

Untuk membuat latihan Anda semakin menantag, Anda bisa melakukan pukulan double bass di setiap ketukan.

Anda juga dapat menambahkan ketukan bass drum di sela-sela ketukan (off-beat).

  • Ketukan pertama: tangan kanan dan bass drum, tangan kiri, tangan kanan, tangan kanan.
  • Ketukan kedua: tangan kiri dan hi-hat, tangan kanan, tangan kiri dan bass drum, tangan kiri.
  • Ketukan ketiga: tangan kanan dan bass drum, tangan kiri, tangan kanan, tangan kanan.
  • Ketukan keempat: tangan kiri dan hi-hat, tangan kanan, tangan kiri dan bass drum, tangan kiri.

Jangan panik jika Anda kesulitan melakukannya dengan cepat ketika baru pertama kali mencoba!Tetaplah bermain pada tempo 60bpm dan Anda akan mulai berkembang.Laukan latihan ini selama sekitar 20 menit untuk tiap sesi.

Anda juga dapat mengubahnya dengan memainkan bell pada ride cymbal dengan tangan kanan dan menjaga tangan kiri untuk tetap memukul snare drum.

Ini adalah jenis latihan yang kreatif dan teknis, dan Anda juga bisa menerapkannya ke dalam salah satu komposisi musik Anda sendiri.Ini cara yang bagus untuk melatih koordinasi serta menggunakan anggota tubuh Anda secara terpisah.

Ambil stik drum Anda sekarang juga!

Pelatihan Drum: Sesi Rekreasi

Saat mempelajari suatu alat musik, kadang-kadang kita lupa bersenang-senang atau menikmati alat musik tersebut.

jangan terlau kaku, kadang anda perlu bermain asyik memainkan drum diluar pedoman buku Selain berlatih, Anda juga harus bermain untuk bersenang-senang.

Ketika Anda hanya berfokus pada teknik, Anda akan kehilangan aspek yang menyenangkan dari memainkan alat musik. Ini bisa memberikan dampak negatif terhadap motivasi belajar Anda dalam jangka panjang. Lagi pula, kita sebenarnya memainkan alat musik untuk bersenang-senang!

Jangan lupa menyisihkan waktu untuk bersenang-senang dengan drum Anda.Ini bisa dilakukan di akhir sesi latihan drum yang panjang.

Anda juga dapat menjadwalkannya setelah seharian bekerja untuk menghilangkan stres.Ini juga bagus untuk pikiran Anda dan akan membantu meningkatkan permainan drum Anda.

Anda bisa meningkatkan kreativitas Anda dengan memainkan lagu yang Anda sukai atau dengan menciptakan komposisi musik Anda sendiri.

Saran Lebih Lanjut tentang Meningkatkan Permainan Drum Anda

Belajar secara autodidak itu tidak selamanya mudah.Terkadang, motivasi belajar Anda akan menurun.Berikut ini beberapa saran untuk membantu Anda belajar secara mandiri.

Ketika Anda membeli drum set, Anda mungkin akan tergoda untuk memainkannya terus-menerus!Pastikan bahwa permainan Anda tidak menjadi sebuah keharusan sehingga Anda bisa mendapatkan yang terbaik dari permainan Anda.

Jika Anda tidak punya waktu untuk berlatih selama satu jam setiap hari, Anda harus bermain dengan cerdas.

6 sesi latihan seminggu selama 20 menit untuk setiap sesi jauh lebih bermanfaat daripada beberapa sesi yang berlangsung selama 2 atau 3 jam.

Seharusnya hampir setiap orang bisa meluangkan waktu selama 20 menit setiap hari untuk berlatih.Anda harus mendedikasikan waktu ini untuk bermain drum.

Mulailah dengan memainkan akhir lagu atau isi lagu yang sedang Anda geluti.

Kita cenderung memulai latihan dengan memainkan musik dari awal.Ini berarti Anda biasanya lebih mudah untuk menguasai awal lagu.Namun, fokus Anda akan semakin berkurang dan permainan Anda akan mendapatkan pengaruh negatif.

Dengan memulai di pertengahan atau di akhir, Anda akan memiliki kesempatan untuk berlatih dan mempelajari bagian-bagian dari lagu tersebut yang tidak akan sering Anda mainkan karena pastinya Anda akan tergoda untuk mulai memainkan lagu lain (kita semua pasti begitu!).

Rekam sendiri permainan Anda!Merekam permainan drum Anda sendiri adalah cara yang bagus untuk memastikan Anda memposisikan tubuh dengan benar dan melihat persis cara Anda bermain drum.

Jadilah kritis, terutama ketika Anda baru pertama kali mulai belajar. Anda tidak akan bisa menjadi drumer hebat hanya dengan sekali coba.Sangat penting untuk segera memperbaiki kesalahan yang Anda buat sehingga Anda tidak akan memiliki kebiasaan buruk.Tentu saja, pastikan untuk menghargai diri sendiri atas usaha keras dan kemajuan yang Anda buat.

Jika Anda kesulitan, saya sarankan Anda mencari buku panduan bermain drum dan tuliskan tujuan Anda serta tujuan yang telah Anda capai. Lakukanlah penilaian bulanan. Anda akan segera melihat seberapa besar kemajuan Anda dan akan merasa termotivasi oleh kemajuan yang Anda buat.

rahasia berhasilnya kita bukan bergantung pada tipe drum, tapi pada ketekunan Tidak masalah drum set apa yang Anda miliki, yang penting Anda berlatih secara rutin.

Istilah-istilah yang Berhubungan dengan Drum

Tak peduli alat musik apa yang Anda pelajari, Anda harus mempelajari semua istilah yang berhubungan dengan alat musik tersebut.

Crash Cymbal

Ini adalah simbal kecil dengan ukuran diameternya berkisar antara 14 dan 24 inci yang menghasilkan suara yang kuat dan intens namun hilang dengan cepat (tidak menggema).

Mallet

Mallet adalah stik yang memiliki bola berbahan bulu kempa atau wol di ujungnya. Stik jenis umumnya digunakan untuk drum orkestra.

Bagikan

Para pembaca kami menyukai artikel ini
Apa artikel ini berguna untuk mu?

Tidak ada informasi yang bergunaOke, namun masih harus ditingkatkanArtikel ini cukup bermanfaatTerima kasih! Artikel ini sangat bermanfaatPuas sekali dengan artikel ini (Berikan penilaian anda)
Loading...
avatar