Seiring dengan kemajuan teknologi dan penemuan baru dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, pengetahuan tentang matematika tetap menjadi fondasi yang tak tergantikan. Salah satu konsep yang menarik dalam matematika adalah garis singgung lingkaran. Konsep ini telah menjadi subjek kajian yang menarik bagi para matematikawan dan ilmuwan selama berabad-abad, dengan aplikasi yang meluas dalam berbagai bidang, mulai dari desain grafis hingga teknologi.
Garis singgung lingkaran menawarkan pandangan yang unik tentang geometri dan aljabar, menjembatani dua cabang penting dalam matematika. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi secara mendalam tentang garis singgung lingkaran, termasuk persamaan matematisnya, rumusnya, dan aplikasi praktisnya. Dengan pemahaman yang mendalam tentang konsep ini, pembaca akan dapat menggali lebih jauh tentang keindahan matematika dan menerapkannya dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
Cek di sini untuk mempelajari standar deviasi
Apa itu Garis Singgung Lingkaran?
Garis singgung lingkaran adalah konsep dalam matematika yang menakjubkan, di mana garis yang dibuat hanya menyentuh lingkaran di satu titik. Titik ini disebut sebagai titik singgung. Konsep ini memberikan wawasan yang menarik tentang hubungan antara garis dan lingkaran, serta memiliki aplikasi praktis dalam berbagai bidang seperti geometri, fisika, dan rekayasa.
Periksa di sini untuk les matematika terbaik

Pada gambar di atas, garis AB adalah garis singgung lingkaran. Garis tersebut hanya bersentuhan dengan lingkaran di titik A, membentuk sudut siku-siku dengan jari-jari lingkaran yang ditarik melalui titik singgung.
Konsep ini penting karena garis singgung lingkaran memiliki sifat yang unik, di mana garis tersebut tidak memotong atau melampaui lingkaran, tetapi hanya berinteraksi dengan titik singgung secara halus dan langsung. Hal ini memungkinkan garis singgung lingkaran digunakan dalam berbagai aplikasi yang membutuhkan sentuhan yang lembut dan presisi.
Dengan pemahaman yang mendalam tentang pengertian garis singgung lingkaran dan bagaimana konsep ini diterapkan dalam konteks matematika dan dunia nyata, kita dapat menghargai keindahan dan kegunaannya yang luas.
Periksa di sini untuk mempelajari barisan dan deret matematika
Persamaan Garis Singgung Lingkaran
Persamaan matematis dari garis singgung lingkaran bervariasi tergantung pada titik singgung dan letak lingkaran. Namun, ada beberapa prinsip dasar yang dapat membantu dalam menentukan persamaan garis singgung pada lingkaran.
Salah satu rumus yang umum digunakan untuk menentukan persamaan garis singgung pada lingkaran adalah:
y = mx + c
Di mana:
m adalah gradien (slope) dari garis singgung.
c adalah konstanta.
Untuk menentukan nilai gradien m, kita dapat menggunakan rumus gradien garis:
m = - a/b
Di mana:
a adalah koefisien dari titik singgung.
b adalah koefisien y dari titik singgung.
Cek di sini untuk mempelajari nilai mutlak
Rumus Garis Singgung Lingkaran
Selain persamaannya, terdapat juga rumus yang dapat digunakan untuk menentukan garis singgung lingkaran. Rumus ini bergantung pada koordinat pusat lingkaran (h, k) dan jari-jarinya r. Rumus ini disebut sebagai persamaan lingkaran umum:
(x - h)^2 + (y - k)^2 = r^2
Dengan menggunakan rumus ini dan dengan memperhatikan titik singgung, kita dapat menemukan persamaan garis singgung pada lingkaran dengan lebih mudah.
Untuk menemukan rumus persamaan garis singgung lingkaran, kita dapat menggunakan rumus persamaan garis singgung lingkaran yang telah disebutkan sebelumnya. Dengan mengetahui titik singgung dan menggunakan rumus gradien, kita dapat menentukan persamaan garis singgung pada lingkaran dengan tepat.
Tentu, berikut ini adalah contoh soal mengenai garis singgung lingkaran beserta solusinya:
Contoh Soal
1. Diberikan lingkaran dengan persamaan (x - 2)^2 + (y + 3)^2 = 25. Tentukan persamaan garis singgung lingkaran tersebut yang melalui titik (4, 1).
Solusi:
Langkah pertama adalah menentukan koordinat pusat lingkaran (h, k) dan jari-jarinya r. Dari persamaan lingkaran, kita dapatkan bahwa h = 2, k = -3, dan r = 5.
Kemudian, kita gunakan rumus gradien untuk menentukan gradien garis singgung. Rumus gradien m = - a/b, di mana a adalah koefisien x dari titik singgung dan b adalah koefisien y dari titik singgung.
Titik singgung yang diberikan adalah (4, 1), maka a = 4 - 2 = 2 dan b = 1 + 3 = 4.
m = - 2/4 = - 1/2
Sekarang, kita punya gradien m = - 1/2. Kita dapat menggunakan rumus y = mx + c untuk menentukan konstanta c. Kita sudah memiliki nilai m dan titik singgung (4, 1), maka kita bisa substitusi nilainya ke dalam rumus:
1 =(- 1/2) x 4 + c
1 = -2 + c
c = 1 + 2 = 3
Sehingga, persamaan garis singgung lingkaran adalah y = -(1/2)x + 3.
Dengan demikian, kita telah menentukan persamaan garis singgung lingkaran yang melalui titik yang diberikan.
2. Diberikan lingkaran dengan persamaan (x - 3)^2 + (y + 4)^2 = 36. Tentukan persamaan garis singgung lingkaran tersebut yang tegak lurus dengan garis (y = 2x - 1).
Solusi:
Langkah pertama adalah menentukan koordinat pusat lingkaran (h, k) dan jari-jarinya (r). Dari persamaan lingkaran, kita dapatkan bahwa (h = 3), (k = -4), dan (r = 6).
Kemudian, kita harus mencari gradien garis singgung yang tegak lurus dengan garis (y = 2x - 1). Gradien garis tegak lurus dengan gradien (m) dapat ditemukan dengan gradien garis tegak lurus dari garis y yaitu -1/m. Dalam kasus ini, (m = 2), maka -1/m = -1/2).
Sekarang, kita harus menemukan titik singgung antara garis singgung dan lingkaran. Kita tahu bahwa garis singgung dan garis (y = 2x - 1) harus saling bersinggungan. Oleh karena itu, kita perlu mencari titik singgung yang memenuhi kedua persamaan.
Substitusi persamaan lingkaran ke dalam persamaan garis tegak lurus dan cari titik-titik yang memenuhi kedua persamaan. Setelah itu, kita dapat menemukan persamaan garis singgung.
y = -1/2x + c
Substitusi persamaan lingkaran ke dalam persamaan garis tegak lurus:
(x - 3)^2 + (y + 4)^2 = 36
(x - 3)^2 + (-1/2x + c + 4)^2 = 36
Dari sini, kita dapat mencari titik singgung dengan menggabungkan kedua persamaan tersebut dan menyelesaikan sistem persamaan. Setelah titik singgung ditemukan, kita dapat menentukan nilai (c) dan akhirnya mendapatkan persamaan garis singgung.
Jika Anda memerlukan bantuan lebih lanjut dalam menyelesaikan masalah ini atau memiliki pertanyaan lainnya, jangan ragu untuk bertanya!
Periksa di sini jika sedang mencari les matematika terdekat di Medan
Rumus Garis Singgung Persekutuan Luar dan Dalam Dua Lingkaran
Garis singgung persekutuan dua lingkaran adalah garis yang menyingung diantara dua lingkaran. Secara garis besar, Garis singgung lingkaran dua terbagi dalam dua jenis utama, yaitu garis singgung persekutuan dalam dan garis singgung persekutuan luar. Kedua jenis garis singgung ini melibatkan dua lingkaran yang bersinggungan dengan garis lurus.
Garis Singgung Persekutuan Dalam

Garis singgung persekutuan dalam melibatkan dua lingkaran yang berdekatan, di mana garis singgung ini hanya menyentuh kedua lingkaran tersebut pada satu titik pada masing-masing lingkaran. Posisi garis persekutuan dalam dalam berada di antara dua lingkaran tersebut, menghubungkan kedua titik singgung yang terletak di sisi yang berlawanan.
Secara matematis, rumus garis singgung persekutuan dalam dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:
Keterangan:
- l adalah panjang garis singgung persekutuan dalam,
- d adalah jarak antara pusat kedua lingkaran,
- R adalah jari-jari lingkaran besar,
- r adalah jari-jari lingkaran kecil.
Dengan rumus ini, kita dapat menghitung panjang garis singgung yang menghubungkan dua lingkaran yang berada di posisi berdekatan, dengan memperhatikan perbedaan ukuran kedua lingkaran dan jarak antar pusat lingkaran.
Garis Singgung Persekutuan Luar

Sama seperti garis singgung persekutuan dalam, garis singgung persekutuan luar juga melibatkan dua lingkaran yang berbeda ukuran. Namun, perbedaannya terletak pada posisi garis singgungnya. Garis singgung persekutuan luar akan menyentuh kedua lingkaran pada titik yang terletak di sisi yang sama dari kedua lingkaran tersebut. Garis singgung ini terletak di luar kedua lingkaran dan menghubungkan dua titik singgung yang berada di sisi luar lingkaran.
Secara matematis, rumus garis singgung persekutuan luar dapat dihitung menggunakan rumus berikut:
Keterangan:
- l adalah panjang garis singgung persekutuan luar,
- d adalah jarak antara pusat kedua lingkaran,
- R adalah jari-jari lingkaran besar,
- r adalah jari-jari lingkaran kecil.
Rumus panjang garis singgung persekutuan luar ini digunakan untuk menghitung panjang garis singgung yang terletak di luar dua lingkaran. Sebagai perbandingan dengan rumus untuk garis singgung persekutuan dalam, rumus ini memperhitungkan jumlah jari-jari kedua lingkaran, yang membuat garis singgung berada di luar kedua lingkaran.
Contoh Soal
Mari kita lihat beberapa contoh soal yang melibatkan garis singgung persekutuan dalam dan garis singgung persekutuan luar untuk memahami cara penggunaan rumus-rumus tersebut.
Soal 1: Garis Singgung Persekutuan Dalam
Dua lingkaran memiliki jari-jari 5 cm dan 3 cm. Jarak antara pusat kedua lingkaran tersebut adalah 8 cm. Hitunglah panjang garis singgung persekutuan dalam!
Pembahasan:
Diketahui:
- R = 5 cm (jari-jari lingkaran besar),
- r = 3 cm (jari-jari lingkaran kecil),
- d = 8 cm (jarak antara pusat kedua lingkaran).
Menggunakan rumus garis singgung persekutuan dalam:
Jadi, panjang garis singgung persekutuan dalam adalah sekitar 7.75 cm.
Soal 2: Garis Singgung Persekutuan Luar
Dua lingkaran memiliki jari-jari 6 cm dan 4 cm. Jarak antara pusat kedua lingkaran tersebut adalah 12 cm. Hitunglah panjang garis singgung persekutuan luar!
Pembahasan:
Diketahui:
- R = 6 cm (jari-jari lingkaran besar),
- r = 4 cm (jari-jari lingkaran kecil),
- d = 12 cm (jarak antara pusat kedua lingkaran).
Menggunakan rumus garis singgung persekutuan luar:
Jadi, panjang garis singgung persekutuan luar adalah sekitar 6.63 cm.
Soal 3: Garis Singgung Persekutuan Dalam dan Luar
Dua lingkaran dengan jari-jari masing-masing 7 cm dan 5 cm memiliki jarak antara pusat kedua lingkaran 14 cm. Hitunglah panjang garis singgung persekutuan dalam dan garis singgung persekutuan luar!
Pembahasan:
Diketahui:
- R = 7 cm (jari-jari lingkaran besar),
- r = 5 cm (jari-jari lingkaran kecil),
- d = 14 cm (jarak antara pusat kedua lingkaran).
- Panjang garis singgung persekutuan dalam:
- Panjang garis singgung persekutuan luar:
Jadi, panjang garis singgung persekutuan dalam adalah sekitar 13.82 cm dan panjang garis singgung persekutuan luar adalah sekitar 7.21 cm.
Aplikasi Garis Singgung Lingkaran

Garis singgung lingkaran memiliki aplikasi yang luas dalam berbagai bidang, termasuk matematika, fisika, dan teknik. Beberapa contoh aplikasinya meliputi:
1. Desain Grafis: Dalam desain grafis komputer, garis singgung lingkaran digunakan untuk membuat efek yang realistis dan halus pada gambar lingkaran.
2. Optika: Dalam optika, garis singgung lingkaran digunakan untuk memodelkan pembiasan cahaya pada permukaan lingkaran, seperti lensa dan kaca pembesar.
3. Teknologi: Dalam teknologi, konsep garis singgung lingkaran digunakan dalam pembuatan roda gigi dan roda bergerigi untuk mesin dan peralatan mekanis lainnya.
Periksa di sini untuk mempelajari translasi matematika
Belajar Bersama Superprof
Jika Anda tertarik untuk mendalami lebih lanjut tentang garis singgung lingkaran dan konsep matematika lainnya, jangan ragu untuk belajar bersama tutor profesional di Superprof, atau Anda bisa memilih les matematika surabaya untuk mendapatkan pendampingan yang tepat.
Dengan pemahaman yang mendalam tentang garis singgung lingkaran, Anda dapat menggali keindahan matematika dan mengaplikasikannya dalam berbagai konteks yang menarik dan bermanfaat.









