Sebagai umat muslim, sholat merupakan tiang agama. Sholat juga termasuk dalam rukun islam yang terdiri dari lima, sholat pun merupakan ibadah yang kedudukannya tidak tertandingi dengan bentuk ibadah lainnya. Dikatakan sebagai tiang agama karena Islam tidak dapat ditegakkan kecuali dengan sholat. Tapi pernahkah Anda melakukan salah atau lupa saat melaksanakan ibadah sholat? Sebagai manusia yang tidak luput dari salah dan dosa, itu adalah hal yang wajar dan mungkin saja terjadi. Misalnya, kekurangan rakaat sholat, melewatkan bagian dalam sholat, atau yang lainnya. Maka dari itu, Anda perlu melakukan sujud sahwi. Sujud sahwi ini hukumnya sunnah, baik jika dilakukan, dan tidak apa-apa semisalpun tidak dilakukan.
Apa itu sujud sahwi? Bagaimana tata caranya? Dan bagaimana doa sujud sahwi? Yuk terus membaca untuk mengetahui lebih banyak.
Bagi Anda yang kesulitan memahami materi sekolah, Anda dapat belajar bersama guru pendidikan agama islam di Superprof.
Apa itu Sujud Sahwi?
Salah atau lupa dalam melakukan sholat adalah hal yang wajar dan mungkin saja kita lakukan sebagai manusia. Tapi, bukan berarti hal tersebut tidak dapat diperbaiki atau disempurnakan. Belajar dan meneladani Nabi dan Rasul Allah, dalam hal serupa kita dapat mengambil pembelajaran yang penting dan bermanfaat.
Pada suatu ketika, Nabi Muhammad SAW lupa jumlah rakaat saat salat. Setelah salat, beliau ditanya oleh para sahabat, “Ya Rasulullah, apakah ada perubahan jumlah rakaat dalam salat?”
Rasulullah SAW menjawab, “Saya hanyalah manusia biasa. Saya bisa lupa sebagaimana kalian juga lupa. Jika saya lupa, ingatkanlah aku. Jika kalian ragu tentang jumlah rakaat salat kalian, pilih yang paling meyakinkan, dan selesaikanlah salatnya. Kemudian lakukan sujud sahwi.” (HR. Bukhari & Muslim)
HR Muslim juga pernah mengisahkan ajaran Rasulullah SAW mengenai sujud sahwi yang berbunyi, “Apabila kalian ragu dalam jumlah bilangan rakaat salat, maka tinggalkan keraguan dan ambillah yang yakin. Kemudian sujudlah dua kali sebelum salam. Jika ternyata dia salat lima rakaat, maka sujudnya telah menggenapkan salatnya. Lalu jika ternyata salatnya memang empat rakaat, maka sujudnya itu adalah sebagai penghinaan bagi setan.”
Lantas apa itu pengertian sujud sahwi dan kapan kita harus melakukan sujud sahwi?

Sujud sahwi adalah adalah sujud yang dilakukan oleh umat Muslim ketika lupa atau memiliki keraguan perkara rakaat atau gerakan dalam sholat yang dilakuan. Kata sahwi sendiri memiliki arti lupa. Disebut sujud sahwi karena sujud ini dilakukan saat lupa dalam sholat. Ada beberapa perkara yang dimungkinkan untuk melakukan sujud sahwi dalam rangkaian sholat yang dilakukan. Sujud sahwi dilakukan sebanyak dua kali. Untuk memahami apa saja alasan atau penyebab dilakukannya sujud sahwi, diantaranya adalah;
- Meninggalkan atau melebihkan suatu gerakan sholat.
- Mengerjakan sesuatu ketika sholat yang menyebabkan sholat tidak sah.
- Membaca doa yang salah atau keliru dengan gerakan sholat yang harus dilakukan, misalnya membaca surah Al Fatihah ketika sujud yang seharusnya dibaca setelah takbiratul ihram.
- Mengerjakan sholat dengan penuh keraguan karena lupa dengan jumlah rakaat, misalnya ragu apakah sholat yang dikerjakan sudah 2 rakaat atau 3 rakaat.
- Mengerjakan sholat dengan penuh keraguan karena lupa dengan gerakan sholat yang sudah dikerjakan, misalnya ragu apakah sudah melakukan sujud sekali atau sudah dua kali.
Pengerjaan sujud sahwi ini dilakukan dalam serangkaian sholat tersebut, tepatnya di antara tasyahud akhir dan salam. Dalam kata lain, sujud Sahwi dilakukan di dalam rakaat sholat (yang diragukan jumlah rakaat/gerakan sholatnya) setelah tasyahud akhir dan dilanjutkan dengan salam.
Bagaimana dengan pengertian sholat tahajud, apakah kalian sudah mengetahuinya?
Belajar bacaan Sujud Sahwi Lengkap dan Tepat
Setelah memahami pengertian dan penyebab dilaksanakan sujud sahwi, lebih lanjut mari belajar tentang tata cara sujud sahwi dan bacaan sujud sahwi.

Tata cara Sujud Sahwi yang benar sesuai tuntunan
Pada dasarnya, cara melakukan sujud sahwi sama dengan sujud pada umumnya. Hanya saja ada beberapa ketentuan yang perlu dipahami.
1. Mengucapkan takbir terlebih dahulu.
2. Sujud sebanyak dua kali dengan membaca doa sujud sahwi.
3. Dilanjutkan dengan salam.
4. Jika lupa mengerjakan sujud Sahwi di dalam rakaat sholat, dianjurkan untuk mengulang sholat kembali.
Untuk lebih jelasnya, Anda perlu belajar dengan guru privat yang tepat.
Pahami juga kumpulan doa selamat dalam agama Islam dalam artikel Kami lainnya!
Bacaan Sujud Sahwi
Berikut adalah bacaan sujud sahwi dalam bahasa Arab, latin, dan artinya seperti yang dianjurkan oleh beberapa ulama.
سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو
Bacaan Latin: Subhana man laa yanaamu wa laa yas-huw.
Artinya: “Maha Suci Dzat yang tidak mungkin tidur dan lupa.”
Hukum melakukan sujud sahwi ini adalah sunnah muakad, yang artinya sangat dianjurkan. Namun, sholat Anda juga tidak akan batal jikalau tidak melakukannya. Kendati demikian, sebaiknya jika Anda lupa atau memiliki keraguan dalam sholat, lebih baik untuk menyempurnakannya dengan sujud sahwi.
Sujud sahwi sendiri selain dimaksudkan untuk menyempurnakan sholat, ada beberapa hikmah yang dapat kita pelajari dan ambil dari ini. Hikmah sujud sahwi dalam kehidupan sehari-hari adalah;
- Memberikan kesadaran bahwa kita merupakan hamba Allah SWT yang lemah dan tidak pernah luput dari kesalahan
- Menumbuhkan sikap rendah diri di hadapan Allah SWT sekaligus kesadaran akan keagungan Allah SWT
- Menyadarkan bahwa manusia adalah tempatnya salah dan lupa sehingga harus banyak meminta ampun dan bertaubat kepada Allah SWT
Tentu saja, ada banyak hal yang perlu dipelajari dalam agama Islam. Sujud sahwi merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan dalam situasi tertentu. Ada banyak sunnah-sunnah lain yang dapat kita dirikan untuk meningkatkan keimanan kita terhadap Allah SWT. Pelajari lebih lanjut dan lebih banyak bersama guru privat Superprof. Anda dapat belajar dari kenyamanan rumah Anda sendiri. Bergabunglah dengan Superprof, dan lihat seberapa banyak guru profesional yang siap membantu Anda.
Klik di sini untuk mempelajari hadist-hadst tentang perintah menuntut ilmu!
Ringkaskan dengan AI









