Beberapa insan memilih untuk mengungkapkan isi hati dengan menulis. Menuangkan perasaan, mengutarakan pendapat, juga menceritakan suatu pengalaman dalam bentuk suatu karya tulis yang indah. Sastra merupakan salah satu bentuk karya tulis hasil ungkapan ekpresi yang dibalut dengan kalimat-kalimat penuh makna. Beragam jenis karya sastra bahkan sudah ada sejak jaman dahulu. Syair merupakan salah satunya. Bersamaan dengan masuknya ajaran islam ke Indonesia, syair mulai masuk dalam bagian sastra di Indonesia. Itulah sebabnya syair tergolong dalam jenis puisi lama.

Mari kita lihat pengertian syair dan kumpulan syair berdasarkan tema berbeda.

Tersedia guru-guru Bahasa Indonesia terbaik
Lydia dumaria
4.9
4.9 (39 ulasan)
Lydia dumaria
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Prastiyo aji
5
5 (45 ulasan)
Prastiyo aji
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Anugrah
5
5 (12 ulasan)
Anugrah
Rp125,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Astri
4.9
4.9 (14 ulasan)
Astri
Rp60,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Raditya
5
5 (39 ulasan)
Raditya
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Risca
4.9
4.9 (24 ulasan)
Risca
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Depitaria
5
5 (22 ulasan)
Depitaria
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mercy
5
5 (45 ulasan)
Mercy
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Lydia dumaria
4.9
4.9 (39 ulasan)
Lydia dumaria
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Prastiyo aji
5
5 (45 ulasan)
Prastiyo aji
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Anugrah
5
5 (12 ulasan)
Anugrah
Rp125,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Astri
4.9
4.9 (14 ulasan)
Astri
Rp60,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Raditya
5
5 (39 ulasan)
Raditya
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Risca
4.9
4.9 (24 ulasan)
Risca
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Depitaria
5
5 (22 ulasan)
Depitaria
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mercy
5
5 (45 ulasan)
Mercy
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Pengertian Syair

Jika ditanya “apa arti syair?”, maka jawabannya adalah puisi klasik yang berasal dari bahasa Arab shi‘ir yang berarti puisi atau ungkapan perasaan yang ditata dalam kata-kata indah yang digunakan untuk menuliskan hal-hal yang panjang. Misalnya, cerita, nasihat, agama, dan sebagainya. Oleh karena itu, kamu mungkin pernah membaca syair dengan bait yang banyak. Namun seiring perkembangannya di Asia Tenggara, syair mengalami perubahan. Tidak lagi mengacu pada satra di negeri Arab melainkan termodifikasi menjadi khas Melayu.

Dalam bahasa Arab syair berasal dari kata Syu'ur dimana syair artinya perasaan. Kata Syu'ur dikembangkan menjadi kata Syi'ru yang memiliki makna puisi. Dalam perkembangannya, syair mengalami perubahan dan modifikasi sehingga syair di desain sesuai dengan keadaan dan situasi yang terjadi.

Syair dengan bahasa Arab yang tercatat sebagai syair paling tua di Nusantara adalah catatan di batu nisan Sultan Malik al-Shaleh di Pasee, Aceh, tertanggal 1297 M (696/97 MI). Berikut kata syiar yang terekam pada batu nisan Sultan Malik al-Saleh :

“Ini kubur adalah kepunyaan almarhum hamba yang, dihormati, yang diampuni, yang taqwa, yang menjadi penasehat, yang terkenal, yang berleeturunan, yang mulia, yang kuat beribadah, penakluk, yang bergelar dengan Sultan Malik As-Salih (Tanggal wafat, bulan Ramadhan tahun 696 Hijrah / 1297 Masehi)”.

Selain dikenal sebagai bagian dari puisi lama, puisi syair atau yang sering juga dikenal dengan sebutan syair puisi memiliki kedudukan istimewa dalam perkembangan sastra Nusantara. Berbeda dengan pantun yang lebih singkat, puisi syair justru memiliki bait panjang yang seluruhnya berisi inti pesan atau cerita. Gaya bahasa yang dipakai pun cenderung penuh kiasan sehingga memberikan kesan mendalam bagi pembacanya. Karena itu, puisi syair sering dijadikan sarana menyampaikan nasihat, ajaran agama, hingga kisah sejarah yang sarat nilai moral.

Istilah Sayir

Dalam perkembangannya, istilah sayir sering muncul sebagai variasi penulisan dari kata syair. Meski berbeda ejaan, keduanya merujuk pada bentuk puisi lama yang memiliki aturan khas, yakni empat baris dalam satu bait, berima a-a-a-a, serta seluruh isinya memuat pesan atau cerita. Sebagian masyarakat Nusantara masih menggunakan istilah sayir dalam percakapan sehari-hari ketika menyebut karya sastra ini. Hal ini menunjukkan bahwa syair atau sayir bukan sekadar bagian dari warisan kesusastraan, melainkan juga bagian dari identitas budaya yang terus hidup hingga sekarang.

Cek di sini jika ingin mengetahui pengertian pantun

 

contoh syair
Catatan di batu nisan Sultan Malik al-Shaleh di Pasee, Aceh

Sedangkan syair dengan bahasa Melayu klasik yang tertua adalah syair pada prasasti Minye Tujoh, Aceh, tahun 1380 M (781/82 AH) yang tertulis :

hijrat nabi mungstapa yang prasaddha

tujuh ratus asta puluh savarssa

hajji catur dan dasa vara sukra

raja iman varda rahmatallah

gutra barubasa mpu hak kedak pasema

taruk tasih tanah samuha

ilahi ya rabbi tuhan samuha

taruh dalam svargga tuhan tatuha

 

Terjemahan bebasnya :

Setelah hijrah Nabi, kekasih yang telah wafat

Tujuh ratus delapan puluh satu tahun

Bulan Dzulhijjah empat belas hari, hari Jumat

Raja Iman rahmat Allah bagi Baginda (warda)

Dari keluarga Barubasa mempunyai hak atas Kedah dan Pasai

Menaruk di laut dan darat semesta (semua)

Ya Ilahi Tuhanku semesta

Masukkanlah Baginda ke dalam surga Tuhan

Apakah syair dapat dituliskan dalam cerita fabel? Klik tautan tersebut untuk mengetahuinya!

Fungsi Syair

Tidak sedikit orang yang bertaya mengenai tentang fungsi syair. Berikut beberapa fungsi syair : 

  1. Syair dimanfaatkan sebagai hiburan di berbagai acara sosial. Contohnya seperti, lomba kemerdekaan, pertunjukkan seni atau acara lainnya. 
  2. Syair dinyanyikan saat mengiringi tarian-tarian tertentu. 
  3. Keindahan lirik dan suara yang dimiliki oleh syair, dapat menyentuh hati para pendengar dan meninggalkan kesan mendalam. 
  4. Syair digunakan mengajar nilai-nilai lewat sebuah cerita.
  5. Syair memiliki peranan dalam berbagai acara seni dan budaya masyarakat.
Tersedia guru-guru Bahasa Indonesia terbaik
Lydia dumaria
4.9
4.9 (39 ulasan)
Lydia dumaria
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Prastiyo aji
5
5 (45 ulasan)
Prastiyo aji
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Anugrah
5
5 (12 ulasan)
Anugrah
Rp125,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Astri
4.9
4.9 (14 ulasan)
Astri
Rp60,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Raditya
5
5 (39 ulasan)
Raditya
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Risca
4.9
4.9 (24 ulasan)
Risca
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Depitaria
5
5 (22 ulasan)
Depitaria
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mercy
5
5 (45 ulasan)
Mercy
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Lydia dumaria
4.9
4.9 (39 ulasan)
Lydia dumaria
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Prastiyo aji
5
5 (45 ulasan)
Prastiyo aji
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Anugrah
5
5 (12 ulasan)
Anugrah
Rp125,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Astri
4.9
4.9 (14 ulasan)
Astri
Rp60,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Raditya
5
5 (39 ulasan)
Raditya
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Risca
4.9
4.9 (24 ulasan)
Risca
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Depitaria
5
5 (22 ulasan)
Depitaria
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mercy
5
5 (45 ulasan)
Mercy
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Ciri-Ciri Syair

Syair sendiri memiliki beberapa ciri yang terkandung di dalamnya. Berikut ciri-ciri syair adalah :

  1. Dalam satu bait, isi syair selalu memiliki empat baris. Jumlah baris ini menjadi ciri khas utama yang membedakan syair dengan bentuk puisi lama lainnya. Meski bisa ditulis dalam banyak bait, setiap baitnya tetap konsisten hanya terdiri dari empat baris. Berikut contoh sederhana:
    • Datanglah ke sekolah dengan tekad yang kuat (baris 1)
    • Ilmu dicari agar hidup lebih bermanfaat (baris 2)
    • Waktu belajar jangan pernah disia-siakan (baris 3)
    • Agar masa depan cerah dan penuh harapan (baris 4)
  2. Tiap Baris Terdiri dari Empat Sampai Enam Kata
    Ciri lain dari syair adalah jumlah kata yang ada pada tiap baris umumnya berkisar antara empat hingga enam kata. Pola ini membuat isi syair terasa lebih seimbang saat dibacakan. Supaya lebih jelas, berikut contoh baris syair:
    • Belajar rajin setiap hari (5 kata)
    • Jangan malas membaca buku (4 kata)
    • Hidup akan terasa maju (4 kata)
  3. Tiap Baris Terdiri dari 8 – 12 Suku Kata
    Salah satu ciri khas syair adalah jumlah suku kata tiap baris. Biasanya, setiap baris isi syair terdiri dari 8 sampai 12 suku kata. Pola ini memberikan irama yang indah dan teratur ketika syair dilantunkan. Dengan jumlah suku kata yang konsisten, syair terdengar harmonis dan lebih mudah dihafalkan. Untuk gambaran, berikut contoh sederhana:
    • Be/la/jar me/ra/pa/kan pe/ng/a/la/man (12 suku kata)
    • Me/nyam/pai/kan i/de de/ngan/lu/nak (10 suku kata)
    • Hi/dup a/kan le/bih ber/ma/kna (9 suku kata)
  4. Semua Baris merupakan Isi
    Berbeda dengan pantun yang memiliki sampiran, syair tidak mengenal bagian itu. Semua baris dalam syair berisi inti pesan atau cerita yang ingin disampaikan penyair. Isi syair biasanya sarat dengan nasihat, perasaan, atau gambaran peristiwa tertentu. Contohnya bisa dilihat pada syair bertema alam berikut:

    Hutan gundul tak lagi asri
    Air sungai pun mulai keruh sekali
    Manusia lupa menjaga bumi
    Hingga bencana datang silih berganti

    Mentari terbit tak sehangat dulu
    Langit kelabu menutup biru
    Burung enggan hinggap di kayu
    Tanda alam sedang merana pilu

  5. Berakhiran Rima a-a-a-a
    Ciri khas lain dari syair adalah pola rima akhir yang seragam, biasanya dengan format a-a-a-a. Hal ini membuat syair terdengar lebih harmonis dan mudah diingat saat dilantunkan. Contoh syair dengan pola rima tersebut adalah sebagai berikut:

    Ilmu berguna sepanjang masa
    Menuntun hidup menuju cahaya
    Hati yang sabar membawa bahagia
    Jalan kebaikan tiada binasa

  6. Berisi Cerita Atau Pesan
    Syair umumnya tidak hanya berupa rangkaian kata indah, tetapi juga menyimpan cerita atau pesan tertentu. Tema yang diangkat bisa seputar kisah sejarah, ajaran agama, dongeng rakyat, hingga nasihat moral. Melalui syair, penyair berusaha menyampaikan nilai-nilai yang dapat direnungkan dan dipetik hikmahnya oleh pembaca maupun pendengar.
    Contoh syair bertema kehidupan:
    Waktu berlalu tak pernah kembali
    Hari berganti silih berganti
    Gunakan hidup dengan sebaik hati
    Supaya bahagia hingga nanti

Ciri khas dan contoh syair dengan berbagai tema

Dalam penulisannya, syair memiliki ciri khas yang membedakannya dari bentuk sastra lain. Berikut adalah beberapa ciri khas syair :

  • Syair bersajak a-a-a-a
  • Tiap baitnya terdiri dari empat baris dan memberi arti sebagai satu kesatuan
  • Tiap baris terdiri dari 8 sampai 14 suku kata dan semuanya merupakan isi
  • Bahasa syair berbentuk kiasan
  • Syair berisi tentang nasihat atau petuah dan cerita

Struktur Syair

Selain ciri-ciri, pembaca juga perlu memahami struktur syair yang membentuk keindahan karya ini. Pada dasarnya, syair tersusun dari bait-bait yang tiap bait terdiri atas empat baris. Setiap baris biasanya memiliki jumlah kata dan suku kata yang seimbang sehingga menimbulkan irama yang indah. Seluruh baris dalam syair berfungsi sebagai isi, bukan sampiran, sehingga pesan yang ingin disampaikan terasa lebih jelas. Struktur yang teratur ini membuat syair mampu menjadi media yang efektif untuk menyampaikan nasihat, cerita sejarah, hingga ajaran agama. Jika Anda ingin mengasah kemampuan menulis dan memahami kaidahnya lebih mendalam, Anda bisa mengikuti kursus online bahasa indonesia.

Jenis-Jenis Syair

Syair dalam sastra lama memiliki beberapa kategori. Secara umum, syair dapat dikelompokkan menjadi lima macam, yaitu syair bertema cinta atau romantis, syair panji yang biasanya menceritakan kepahlawanan, syair bernuansa agama, syair yang sarat kiasan atau perumpamaan, serta syair yang memuat kisah sejarah. Berikut uraian masing-masing jenisnya:

  1. Syair Romantis
    Jenis syair ini mengangkat tema percintaan atau kasih sayang. Umumnya ditemukan dalam kisah-kisah hikayat, dongeng, maupun cerita penghibur. Salah satu contoh syair bertema romantis adalah Syair Bidasari, yang mengisahkan seorang putri raja yang dibuang, lalu dipertemukan kembali dengan seorang bangsawan muda yang akhirnya menolong dan mencintainya.

    Contoh syair romantis :

Cinta hadir bagai cahaya
Menyinari jiwa tanpa hampa
Hati terpaut karena asmara
Menyatu indah sepanjang masa

Wahai kasih dengarlah rindu
Terukir jelas dalam kalbu
Meski jarak terbentang jauh
Cinta sejati tak akan rapuh

Rindu mengalir tiada henti
Seperti ombak menuju tepi
Kasih terjaga dalam sanubari
Hingga akhir waktu nanti

 

  1. Syair Panji
    Syair jenis ini biasanya menggambarkan kehidupan para bangsawan, tokoh kerajaan, serta suasana di lingkungan istana. Ceritanya sering dihubungkan dengan legenda atau kisah rakyat Jawa yang populer. Misalnya, kisah Roro Jonggrang bersama Bandung Bondowoso dapat dijadikan contoh syair panji. Selain itu, cerita tentang Dayang Sumbi maupun Ken Tambuhan juga termasuk ke dalam kategori syair panji yang cukup terkenal.
  2. Syair Sejarah
    Sesuai namanya, syair ini bercerita sesuai sejarah yang benar-benar terjadi. Kebanyakan isi syairnya tentang peperangan. Contoh syair sejarah adalah syair Perang Mengkasar, Hikayat Puteri Johar Manikam, dan Saksi Kalimantan Selatan.
  3. Syair Kiasan
    Jenis syair ini biasanya menampilkan cerita percintaan atau hubungan antar tokoh yang digambarkan melalui simbol-simbol alam, seperti bunga, buah, burung, atau ikan. Di balik kisah tersebut, syair kiasan mengandung perumpamaan, sindiran, atau pesan tersembunyi yang merujuk pada keadaan tertentu. Salah satu contoh yang cukup terkenal adalah Syair Burung Pungguk.
  4. Syair Agama
    Jenis terakhir adalah syair bernuansa keagamaan, yang memuat ajaran-ajaran spiritual dan nilai moral. Syair ini umumnya dibagi menjadi empat kategori, yakni syair sufi yang berisi ajaran tasawuf, syair nasihat yang menekankan akhlak mulia, syair kisah nabi yang menceritakan perjalanan para nabi, serta syair tentang tuntunan hidup dalam ajaran Islam.

Baca artikel Kami untuk mencari tahu ciri khas hikayat!

Untuk memperdalam pemahaman, mari kita simak 5 contoh syair dengan berbagai tema di bawah ini.

Contoh Syair Agama

 

Janganlah engkau berbuat maksiat

Janganlah engkau berbuat jahat

Segeralah engkau bertaubat

Agar selamat dunia akhirat

 

Apabila engkau kesulitan

Dan menerima segala cobaan

Memohonlah kepada Tuhan

Pasti Tuhan mengabulkan

 

Jangan lupa kepadanya

Patuhilah perintahnya

Bertaubatlah kepadanya

Pasti Tuhan menerimanya

 

Ingatlah pada dosamu

Ingatlah akan kelalaianmu

Perbaiki hati dan dirimu

Tuhan pasti kan menyayangimu

 

Contoh Syair Nasihat

 

Orang kaya jangan suka menghina

Karena kaya miskin sama saja

Tiada manusia yang hina

Karena hidup itu layaknya roda

 

Yang kaya harusnya keluarkan sedekah

Pandang orang yang posisinya di bawah

Jangan arahkan kepala menengadah

Agar diri tidak tergoda untuk bermewah

 

Jangan kau menimbun harta

Karenanya akan membuatmu lupa

Akan kehidupan setelahnya

Yang abadi selamanya

 

 

Jangan risau dengan cobaan

Jangan bersedih karena kesulitan

Berdoa saja pada Tuhan

Insya Allah Dia kan kabulkan

 

 

Jika berteman jangan bergaduh

Tak ada gunanya bila bermusuh

Jangan pula bersikap angkuh

Karena tersisih membuat hidup keruh

 

 

 

Contoh Syair Pendidikan

 

Ilmu akan membuatmu terjaga

Dari suramnya waktu serta masa

Cemerlang nantinya akan senantiasa

Menyinarimu saat masa dewasa

 

Ke sekolah luruskan niatmu

Tekadkan hati mencari ilmu

Tak ada rugi belajar tiap waktu

Supaya baik masa depanmu

 

Dengarlah para anak muda

Rajinlah belajar sepanjang masa

Ilmu tak akan habis dieja

Untuk bekal sepanjang usia

 

Ayo ke sekolah tak perlu malas

Belajar yang rajin di masing-masing kelas

Jaga sikap jangan jadi orang culas

Jangan biarkan hati berubah keras

 

3 Contoh Syair Sejarah

 

Syair Perang Makassar

 

Bermula kalam kami tuliskan

Segenap pikiran dicurahkan

Untuk menyusun syair kesejarahan

Merangkai kejadian secara berurutan

Adapun nama syair yang dituliskan

Kerajaan Negara Dipa di Kalimantan Selatan

Sebagai bahan pengetahuan

Untuk Saudara, Kawan sekalian

Walaupun bukti sejarah Kalimantan Selatan

Tidak berupa benda bertuliskan

Namun bekas kerajaan dapat dibuktikan

Menurut penelitian para sejarawan

Bekas kerajaan yang dapat disebutkan

Seperti Candi Agung bukti peninggalan

Letaknya di Amuntai sudah dipastikan

Pemugarannya pun sudah dilakukan

 

Syair Negaradipa

 

Bermula kisah kita mulai

Zaman dahulu zaman bahari

Asal mulanya sebuah negeri

Timbulnya kerajaan Raja di Candi

Kerajaan bernama Negara Dipa

Raja pertama Empu Jatmik

Putra tunggal Mangkubumi dengan Sitira

Asal Negeri Keling di Tanah Jawa

Mangkubumi saudagar kaya

Kerabat raja yang bijaksana

Berputera seorang elok rupanya

Empu Jatmika konon namanya

 

Hikayat Puteri Johar Manikam

 

Harganya murah ayuhai akhwan

tawar menawar boleh ketahuan

tiadalah tinggi wajah bangsawan

dengan yang patut Tuan tawarkan

Adat berniaga demikian itulah

tawar menawar bukannya salah

dengan yang patut Tuan khabarlah

dapat ta’dapat dicobakanlah

 

membuat syair bisa jadi sangat sulit
Tentu saja, menulis syair bukan hal yang mudah.

 

Contoh syair Kiasan

 

Syair Burung Pungguk

 

Dengarlah Tuan mula rencana

Disuratkan oleh dagang yang hina

Karangan janggal banyak tak kena

Daripada paham belum sempurna

 

Daripada hari sangatlah morong

Dikarang syair seekor burung

Sakitnya kasih sudah terdorong

Gila merawan segenap lorong

 

Pertama mula pungguk merindu

Berbunyilah guruh mendayu-dayu

Hatinya rawan bercampur pilu

Seperti dirilis dengan sembilu

 

Pungguk bermadah seraya merawan

Wahai bulan, terbitlah Tuan

Gundahmu tidak berketahuan

Keluarlah bulan tercelalah awan

Unsur-Unsur Syair

Unsur-unsur syair dibagi menjadi dua yaitu intrinsik dan ekstrinsik, berikut penjelasannya: 

  1. Unsur Intrinsik
  • Tema: gagasan utama yang hendak ditonjolkan penyair kepada pendengar atau pembaca. Tema dalam syair bisa sangat luas, misalnya tentang keagamaan, keindahan alam, sosial-budaya, pendidikan, kemanusiaan, dan lain sebagainya.
  • Perasaan: emosi atau ekspresi batin penyair yang dituangkan melalui baris syair, bisa mencerminkan pandangan hidup, watak, atau ciri khas si penulis.
  • Nada: sikap dan tekanan yang hadir dalam syair, misalnya bernuansa menghibur, menasihati, menyindir, mengkritik, menunjukkan belas kasih, atau membangkitkan semangat.
  • Amanat: inti pesan atau pelajaran yang diharapkan bisa dipahami dan diambil hikmahnya oleh pembaca dari isi syair tersebut. 
  1. Unsur Ekstrinsik
    Unsur ekstrinsik merupakan hal-hal yang memengaruhi syair dari luar karya itu sendiri. Faktor ini bisa berupa latar belakang kehidupan penyair, kondisi sosial-budaya di sekitarnya, tradisi atau kebiasaan masyarakat, hingga tingkat pendidikan dan pengalaman hidup penyair yang berperan dalam membentuk isi syair.

Sering kali muncul pertanyaan sederhana namun penting: apa yang kamu ketahui tentang syair? Pertanyaan ini sebenarnya mengajak kita untuk merenung kembali bahwa syair bukan hanya sekadar rangkaian kata indah, melainkan juga sarana untuk menyampaikan pesan moral, nasihat, kisah sejarah, hingga nilai kehidupan. Dengan memahami syair, kita tidak hanya belajar tentang sastra, tetapi juga tentang budaya, ajaran, serta perjalanan panjang masyarakat Nusantara. Itulah mengapa mempelajari syair akan selalu relevan, baik bagi pelajar, peneliti, maupun siapa pun yang ingin mengenal kekayaan sastra Indonesia.

Menarik bukan belajar tentang syair? Sudah bisakah Anda menulis sebuah syair? Manakah syair yang paling Anda sukai? Syair pendidikan atau syair nasihat? Mari perdalam lagi menjelajah syair bersama tutor terbaik Superprof. Anda dapat menanyakan pertanyaan paling sulit kepada tutor Kami, misal bolehkah membuat kalimat majemuk di dalam syair?. Tentu tutor Kami akan membantu Anda.

Ringkaskan dengan AI

Apa Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

4.00 (3 nilai)
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang