Tidak adil rasanya jika memandang catur hanya sebagai sebuah permainan belaka. Tidak tepat juga jika hanya memandangnya sebatas sebuah inspirasi pembuatan sebuah serial Netflix yang kemudian memenangkan berbagai penghargaan. Bahkan jika memandang catur sebagai sesuatu yang membosankan tentu sangat jauh menyimpang.

Sayangnya, begitulah cara beberapa orang memandang catur. Namun demikian, karena catur sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu - catur adalah salah satu permainan papan tertua di dunia, dan ini saja sudah cukup membuktikan bahwa catur bukanlah sesuatu yang membosankan. Kalau membosankan, lantas kenapa orang-orang masih memainkannya hingga saat ini?

Selain sebagai hiburan, catur juga membantu mengasah kognitif, fokus, dan kekuatan konsentrasi. Bahkan bagi sebagian orang, catur adalah mata pencaharian. Hal ini tidak hanya berlaku untuk para Juara Dunia Catur dan grandmaster saja; para pemain catur biasa pun bisa mendapatkan keuntungan finansial jika mereka mahir.

Sampai sini saja sudah sangat luar biasa untuk suatu hal yang hanya dianggap sebagai hobi atau hiburan saja. Dan itu hanya sebagian kecil saja dari berbagai sisi catur; mari selidiki sisi-sisi lainnya.

Tersedia guru-guru Catur terbaik
Ade
5
5 (13 ulasan)
Ade
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Jeremiah
4.9
4.9 (29 ulasan)
Jeremiah
Rp330,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Leonardo
5
5 (13 ulasan)
Leonardo
Rp175,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Abdullah
4.9
4.9 (19 ulasan)
Abdullah
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Awang
4.8
4.8 (11 ulasan)
Awang
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Hendry
5
5 (15 ulasan)
Hendry
Rp250,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Frederico
5
5 (10 ulasan)
Frederico
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michael
4.9
4.9 (11 ulasan)
Michael
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (13 ulasan)
Ade
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Jeremiah
4.9
4.9 (29 ulasan)
Jeremiah
Rp330,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Leonardo
5
5 (13 ulasan)
Leonardo
Rp175,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Abdullah
4.9
4.9 (19 ulasan)
Abdullah
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Awang
4.8
4.8 (11 ulasan)
Awang
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Hendry
5
5 (15 ulasan)
Hendry
Rp250,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Frederico
5
5 (10 ulasan)
Frederico
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michael
4.9
4.9 (11 ulasan)
Michael
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Catur sebagai Bentuk Mindfulness

Rutinitas pagi: kopi hangat, santai sejenak, menonton berita sekilas sebelum mulai kerja. Kemudian muncul berita yang mengatakan mindfulness bisa membuat Anda egois

Berita ini jauh berbeda dari apa yang digembar-gemborkan sejumlah artikel dalam lima tahun terakhir bahwa mindfulness sangat bermanfaat, aneh bukan?

catur dapat melatih fokus
Para pemain catur memiliki kemampuan untuk fokus terhadap permainan mereka dan mengabaikan segalanya. Sumber: Unsplash

Untuk memahami mengapa pandangan mengenai mindfulness bisa begitu berbeda, maka Anda harus memahami terlebih dahulu apa itu mindfulness.

Jika menganut pada mindfulness yang dipraktikkan oleh kaum Buddhist, maka mindfulness berarti fokus sepenuhnya dengan waktu saat ini, tanpa ada penilaian dan komentar sedikit pun – benar-benar mengabaikan dialog batin yang ada.

Dengan definisi tersebut, sulit untuk menarik kesimpulan bahwa mindfulness dapat memunculkan egoisme. Namun, dari definisi itu juga sangat mudah untuk memahami kenapa catur dipahami sebagai sebuah bentuk mindfulness.

Para pemain catur dikenal dengan kemampuan fokus mereka terhadap permainan mereka tanpa bisa teralihkan sedikit pun. Lihat saja dalam sebuah film ketika ada adegan pemain catur yang tengah bermain di taman atau pantai, mereka sama sekali tidak terpengaruh oleh keriuhan yang ada di sekitar mereka. Itu semua bukan rekayasa; coba saja bandingkan dengan tingkat konsentrasi para pemain catur pada suatu turnamen sungguhan.

Memang, permainan ini tidak banyak membutuhkan percakapan, namun suara bidak yang berpindah dan suara jam catur yang disenyapkan; suara langkah kaki pengawas yang berkeliling dan fakta bahwa banyaknya orang yang menyaksikan permainan Anda...dan fakta bahwa lawan Anda berikutnya ada di ruangan yang sama sedang membaca permainan Anda.

Semua itu, di samping demam kompetisi yang sudah menggerogoti pikiran si pemain dan beban pikiran tentang apakah rating Elo mereka akan naik atau turun, tentu sangat bisa mengacaukan ketenangan pikiran seseorang, akan tetapi, entah bagaimana caranya para pemain catur bisa tetap fokus ketika bermain.

Jika kita mengacu pada definisi mindfulness sebagai bentuk fokus sepenuhnya pada aktivitas yang sedang dilakukan tanpa melakukan penilaian sedikit pun, maka tidak ada kesimpulan yang lain yang bisa ditarik kecuali para pemain catur memusatkan perhatian mereka - terhadap permainan mereka, bukan terhadap sekelilingnya maupun dialog batinnya.

Maka, jika ada bentuk mindfulness yang dapat menumbuhkan egoisme, catur tidaklah termasuk di dalamnya.

Catur sebagai Olahraga

Dengan Olimpiade yang baru saja berlalu dan Paralimpiade yang saat ini sedang berlangsung, konsep olahraga yang terbatas pada aktivitas fisik telah tertanam kuat di benak kita. Namun, tahukah Anda bahwa Komite Olimpiade Internasional telah mengakui catur sebagai olahraga sejak 20 tahun yang lalu?

Memang, catur bukanlah olahraga fisik. Duduk di depan papan catur dan memikirkan strategi yang tepat untuk menang lebih merupakan aktivitas mental daripada aktivitas fisik. Namun bukan berarti pemain catur tidak harus bugar secara fisik untuk menjalankan olahraga tersebut, sama seperti atlet lainnya.

Lagipula, jika tubuh Anda tidak sehat, pikiran Anda pun ikut terganggu, bukan?

Banyak aspek lain dari catur yang sebanding dengan lomba atletik. Misalnya:

  • olahraga dan catur adalah kegiatan yang kompetitif
  • olahraga dan catur membutuhkan kemampuan berpikir
  • olahraga dan catur menuntut daya fokus dan disiplin yang tinggi
  • olahraga dan catur dimainkan di semua negara di seluruh dunia
  • baik atlet maupun pemain catur harus mengikuti aturan, norma, dan tradisi

Selain itu, olahraga atletik dan catur masing-masing memiliki seperangkat standar etika yang jika dilanggar, minimal akan menjadi aib bagi yang melanggar, bahkan bisa berakibat pada pelarangan bermain..

aturan main catur
Setiap pemain catur tahu bahwa berbuat curang akan membuat mereka dilarang mengikuti kompetisi. Sumber: Unsplash

Kecurangan adalah alasan #1 yang dapat membuat atlet dan pemain catur dilarang mengikuti kompetisi. Dalam olahraga atletik, mengonsumsi zat peningkat performa, yang merupakan salah satu bentuk kecurangan, akan membuat atlet tersebut dilarang terlibat dalam cabang olahraga tersebut.

Sedangkan di olahraga catur, jarangnya kasus kecurangan telah membuat para manajer melarang penggunaan ponsel selama kompetisi karena sejumlah pemain tertangkap basah menggunakan ponsel untuk membantu mereka. Kecurangan dalam turnamen akan mengakibatkan seorang pemain kehilangan gelar grandmaster dan penghasilan mereka, seperti halnya atlet lain yang akan kehilangan reputasi dan penghasilannya.

Kalau Anda penggemar rugby, sepak bola, atau basket - atau bahkan seorang atlet, bisa jadi Anda belum terima bahwa catur termasuk olahraga. Mungkin Anda perlu melihat kesamaannya lebih teliti lagi...

Catur sebagai Keilmuan

Ketika kita (atau anak-anak kita) hendak masuk sekolah, sekolah dasar di Rusia menggemparkan seluruh dunia ketika mereka menambahkan satu hal dalam kurikulum mereka: catur.

Yap, Anda tidak salah baca. Mulai tahun ajaran ini, setiap siswa sekolah dasar di Rusia wajib mengikuti pelajaran catur - bukan sebagai mata pelajaran pilihan. Kelas catur tersebut bersifat wajib.

Anda mungkin menduga bahwa anak-anak Rusia harus belajar bermain catur karena Rusia dan catur telah memiliki hubungan yang sudah terjalin lama dan bahkan saling menguntungkan. Bahkan, Rusia telah melahirkan beberapa pemain catur terhebat di dunia, dan selama era Soviet, catur adalah cara rezim tersebut meraih kejayaan.

Tapi bukan itu alasan wajibnya catur di sekolah-sekolah di Rusia. Alasannya adalah terkait keilmuan.

Bermain catur membantu mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Pemain yang mahir akan menerapkan pendekatan yang sama seperti yang digunakan ilmuwan untuk membuat penemuan.

Pertama-tama, seorang pemain catur (dan juga ilmuwan) akan mempelajari literatur yang ada - dan yang kami maksud dengan mempelajari di sini bukan hanya membaca secara sekilas saja. Mereka akan mencari dengan saksama suatu kesenjangan dari apa yang mereka pelajari dan merumuskan teori, yang kemudian akan mereka uji.

Seringkali, ilmuwan dan pemain catur menggunakan sebagian saja dari suatu teori sebagai titik awal untuk kemudian bergerak ke arah yang berbeda dari hipotesis awalnya, seperti yang dilakukan oleh Mendel ketika mengawinkan kacang polong. Adapun pemain catur...

Jika Anda tahu banyak tentang catur, maka istilah Pembukaan Catur tentu tidak asing bagi Anda: suatu permainan yang dimulai dengan 1. e4 e5 - baik Putih maupun Hitam memajukan pion raja mereka dua petak untuk melakukan konfrontasi di bagian tengah papan catur.

Dari situ, pemain akan mendapatkan sejumlah pembukaan, langkah pertama, tanggapan, serangan dan pertahanan, yang semuanya akan dicoba berulang kali, diuji hingga ditemukan mana cara yang tepat. Maka dari itu munculah istilah - Pertahanan Philidor, Ruy Lopez dan istilah lainnya yang kemudian terdaftar dalam norma catur.

Jika catur (dan keilmuan) hanyalah sebatas meniru gerakan/eksperimen para master dari masa lalu, maka kita tidak akan menyaksikan perkembangan catur dan keilmuan pada saat ini. Tidak akan ada penemuan baru, tidak akan ada kombinasi pergerakan yang baru, dan tidak akan ada kemajuan pada kedua disiplin tersebut.

Maka tidakkah tepat jika catur dipandang sebagai suatu keilmuan??

pentingnya berlatih catur
Para pemain catur mempelajari permainan yang telah lalu dan mencoba beragam skenario untuk meningkatkan kemampuan mereka. Sumber: Visualhunt

Catur sebagai Seni

Pengenalan pola adalah sebuah kemampuan kognitif yang jarang sekali dibahas; kemampuan tersebut digunakan oleh para seniman dan pemain catur dalam meningkatkan teknik mereka.

Pengenalan pola tidak hanya soal menemukan dan mengenali suatu pola, tetapi juga memanfaatkan pola yang ditemukan untuk menerka apa yang mungkin akan terjadi selanjutnya. Seorang pematung akan membayangkan seperti apa karya mereka jika dikurangi beberapa milimeter saja di beberapa titik, sedangkan pemain catur akan memperhitungkan seperti apa kira-kira respon lawannya terhadap suatu gerakannya yang tidak terduga.

Visualisasi adalah suatu kemampuan lainnya yang terus diasah oleh pemain catur dan seniman.

Orang awam mungkin menganggap seorang pelukis memilih tone dan warna secara acak begitu saja, tanpa menyadari bahwa seniman tersebut sebenarnya sedang menuangkan apa yang ia visualisasikan dalam mata pikirannya ke atas kanvas. Kemudian ketika melihat seorang seniman memilih kuas mungkin orang awam mengira pemilihan kuas tersebut hanya berdasarkan ukuran dan fungsinya saja, tanpa menyadari bahwa sebenarnya setiap jenis kuas akan memberikan efek berbeda di atas kanvas.

Hal yang sama mungkin terjadi ketika seseorang menyaksikan permainan catur.

Kenapa bentengnya hanya berpindah dua kotak saja padahal jika dipinidah lebih jauh lagi bisa menangkap bidak lawan? Kenapa sebuah bidak harus ditarik mundur padahal bidak tersebut sedang dalam posisi menyerang?

Jawabannya adalah karena pemain catur memiliki kesamaan dengan seniman. Mereka memiliki suatu visi bermain, dan setiap strategi dan taktik yang mereka terapkan adalah untuk mewujudkan visi tersebut.

Bedanya, bagi pemain catur, kanvasnya terus bergerak dan catnya tidak pernah mengering, sehingga mereka harus terus menyesuaikan gambaran mental mereka dengan kondisi kanvas - yaitu papan caturnya - saat ini.

Dari sekian banyak kesamaan yang ada, tetap saja, tidak ada yang memandang catur sebagai seni.  Meskipun sebenarnya ada hubungan yang erat antara catur dan seni. Atau apakah Anda ingin mencari tahu sendiri?

Apa Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

4.50 (2 nilai)
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang