Sejumlah orang beranggapan bahwa kata ‘ilmu’ telah banyak disalahgunakan dan juga digunakan secara berlebihan.

Akhir-akhir ini, iklan produk kecantikan, makanan organik, atau alat bantu tidur selalu menggembar-gemborkan bahwa produk mereka telah terbukti secara ilmiah dapat membantu..., mengurangi..., dan meningkatkan...segala apa yang menjadi tujuan produk tersebut.

Apalagi di masa virus corona saat ini, hampir semua orang bicara ‘ilmu’. “Ikuti ilmu pengetahuan”, kata mereka, atau “keilmuan menunjukkan bahwa...” atau “keilmuan itu bukan bola kristal; ia tidak bisa memperlihatkan masa depan!”

Tuggu dulu! Berlebihannya penggunaan kata ilmu tidak cukup sampai disana!

Ada ilmu kebahagiaan dan ilmu tidur, ilmu kesejahteraan, dan ilmu cara mencari uang - ini ilmu yang begitu banyak berseliweran di awal pandemi.

Melihat begitu banyaknya kata ilmu digunakan di sana sini, bukankah wajar ketika orang-orang lantas meremehkan istilah ilmu catur? Superprof akan membuktikan bahwa anggapan tersebut keliru.

Tersedia guru-guru Catur terbaik
Ade
5
5 (13 ulasan)
Ade
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Jeremiah
4.9
4.9 (29 ulasan)
Jeremiah
Rp330,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Leonardo
5
5 (13 ulasan)
Leonardo
Rp175,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Abdullah
4.9
4.9 (19 ulasan)
Abdullah
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Awang
4.8
4.8 (11 ulasan)
Awang
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Hendry
5
5 (15 ulasan)
Hendry
Rp250,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Frederico
5
5 (10 ulasan)
Frederico
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michael
4.9
4.9 (11 ulasan)
Michael
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (13 ulasan)
Ade
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Jeremiah
4.9
4.9 (29 ulasan)
Jeremiah
Rp330,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Leonardo
5
5 (13 ulasan)
Leonardo
Rp175,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Abdullah
4.9
4.9 (19 ulasan)
Abdullah
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Awang
4.8
4.8 (11 ulasan)
Awang
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Hendry
5
5 (15 ulasan)
Hendry
Rp250,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Frederico
5
5 (10 ulasan)
Frederico
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michael
4.9
4.9 (11 ulasan)
Michael
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Apa yang Membedakan Catur dengan Permainan Lainnya?

Manusia telah menemukan cara untuk menghibur diri mereka bahkan sebelum terbentuknya peradaban. Mereka melukis di dinding gua, menciptakan dunia yang berisi dewa-dewi dan makhluk mitos lainnya, dan membuat mainan bagi anak-anak mereka seperti yang seringkali diungkap dalam ilmu arkeologi.

Mereka juga membuat permainan papan ribuan tahun sebelum kita akhirnya mampu memproduksinya secara masal. Salah satu permainan papan tertua adalah backgammon, berasal dari tahun 2000 SM, bahkan permainan Royal Game of Ur lebih tua 260 tahun lagi.

Royal Game of Ur
Tidak diketahui kenapa Royal Game of Ur tidak dimainkan lagi. Sumber Wikipedia

Sekitar tahun 1300 SM, permainan strategi militer mulai muncul. Berabad-abad kemudian, permainan Tafl, yang merupakan cikal bakal catur Celtic/Jermanik muncul di Eropa, dan di saat yang sama India memilki permainan yang bernama Chaturanga.

Secara kebetulan, kata Tafel dalam bahasa Jerman, yang berasal dari kata Tafl, ternyata berarti papan. Dari sinilah sepertinya istilah permainan papan berasal.

Menariknya, beberapa dari permainan ini - backgammon, dam, dan bahkan prototipe awal Monopoli yang saat itu disebut The Landlord's Game dari tahun 1903 masih dimainkan hingga sekarang. Yang membuat catur lebih menonjol di antara permainan-permainan tersebut adalah evolusinya yang konstan.

Terjadi sedikit perubahan pada format permainannya - papan catur atau bidaknya, bahkan tidak ada perubahan pada cara dan tujuan permainannya. Yang membedakan catur dari yang lain adalah bagaimana para pemain catur mempelajari permainan para master catur untuk meningkatkan taktik dan strategi mereka, kemudian mengembangkan berbagai teori baru.

Sekilas terdengar seperti ahli biologi, fisikawan, dan kosmolog, bukan?

Sebaliknya, backgammon, sebuah permainan yang jauh lebih tua daripada catur, kurang mendapatkan perhatian dan kurang mengalami perkembangan seperti catur. Sehingga sebagian besar aspek dari backgammon tetap tidak berubah sepanjang waktu - suatu proses dan hasil yang bisa dikatakan tidak ilmiah.

Memang, dalam permainan backgammon juga ada teori seperti dalam catur - misalnya teori pembukaan. Namun, ujung dari backgammon lebih bergantung pada keberuntungan, yaitu lemparan dadu. Berbeda dengan catur yang sepenuhnya bergantung pada kemampuan si pemain dalam menganalisa permainan dan menerapkan strateginya secara real-time, yang bersumber dari pengetahuan mereka terhadap permainan catur terdahulu yang pernah mereka mainkan sendiri atau saksikan.

Dari sini tampaklah kemiripan antara catur dengan prosedur ilmiah.

Akhirnya, bermunculanlah literatur mengenai catur. Literatur yang dimaksud bukan hanya karya fiksi seperti The Queen's Gambit atau novel tahun 1983 karya Walter Tevis yang menjadi inspirasi serial Netflix tersebut, tetapi rekaman-rekaman permainan catur masa lalu dalam bentuk notasi catur dan berjilid-jilid teori catur yang ditulis oleh para pemain catur dari masa lalu hingga saat ini.

Dengan menguak berbagai sisi dari catur, mudah bagi kita untuk menyimpulkan bahwa catur, sebagaimana cabang keilmuan lainnya, adalah sebuah disiplin ilmu yang terus berkembang. Sampai disini, bisa disimpulkan bahwa tidak seperti permainan papan kuno lainnya yang masih ada sampai saat ini, catur memiliki landasan keilmuan yang begitu kuat, dengan banyaknya teori dan hipotesis yang teruji dan terus bertambah.

ragam bentuk catur dalam sejarah
Sebelum tahun 1849, dimana bidak catur sudah distandarisasi, pemain catur bermain dengan bentuk bidak yang berbeda-beda. Sumber: Wikipedia

Evolusi Catur

Sejak awal kemunculannya hingga saat ini, permainan catur telah mengalami banyak perubahan.

Dengan beragam bentuk dan namanya, permainan strategi militer sudah dominan di dunia permainan papan sejak awal peradaban. Seiring dengan kemajuan peralatan, material dan proses manufaktur, pembuatan set catur pun semakin maju. Kemudian, dengan semakin banyaknya set catur yang diproduksi, semakin banyak pula orang yang memainkannya.

Bangsa Viking memiliki catur versi mereka sendiri yang bernama Tafl yang selalu mereka bawa ke mana pun mereka berlayar dan berperang, namun akhirnya, jenis catur yang mendominasi hingga saat ini adalah versi India/Persia yang bernama chaturanga.

Ketika catur pertama kali muncul di Eropa, yakni sekitar abad ke-16, jam catur atau pun notasi masih belum dikenal; bahkan bentuk set catur bisa berbeda-beda saat itu...namun peraturan dan tujuan permainannya tetap sama.

Catur akhirnya menjadi seperti saat ini pada tahun 1500an. Pada periode Renaisans tersebut, masyarakat bisa hidup dengan lebih tenang dan bisa memikirkan hal-hal lain di luar keselamatan hidup mereka. Mereka juga akhirnya punya waktu luang; yang dimana beberapa dari mereka yang memiliki kecerdasan tinggi mengisinya dengan bermain catur.

Perkembangan teori catur pada awalnya berlangsung lambat, tapi kemudian melesat di pertengahan 1700an. Seorang master catur asal Prancis, Francois-Andre Philidor menerbitkan karyanya yang berjudul Analysis of Chess pada masa itu; karyanya kemudian menjadi awal kemunculan ide-ide dan teori-teori baru.  Pada masa itu:

  • set catur mulai distandarisasi
  • jam catur mulai diperkenalkan
  • turnamen catur pertama kali dilaksanakan
  • master catur bermain bisa dari jarak jauh dalam catur korespondensi
  • juara dunia catur pertama kali dinobatkan
  • mulai diperkenalkan sebuah aliran baru dalamcatur bernama hypermodernisme
  • hypermodernisme berhadapan dengan dinamisme
  • Federasi Catur Internasional didirikan
  • muncul jenis catur yang baru:rapid chess, bullet chess dan blitz chess
  • superkomputer catur bernama Deep Blue mengalahkan Juara Catur Dunia saat itu, menjadi awal era catur komputer.

Semua perubahan itu tidak terjadi begitu saja. Sebagaimana munculnya penemuan ilmiah, setiap perkembangan dalam catur didasarkan pada logika, prinsip, dan bukti empiris.

Misalnya, dengan standarisasi bidak catur, pemain catur dari daerah yang berbeda dapat mengenali mana ksatria, benteng, dan uskup.

Begitu juga dengan adanya jam catur, para pemain bisa mengukur performa dan kemampuan mereka dalam bermain di bawah tekanan. Dengan standar performa yang sudah jelas, akan lebih mudah merangking kemampuan para pemain catur.

Meskipun bermain dalam batasan waktu sebenarnya bertentangan dengan image catur sebagai perantara menuju mindfulness, hal ini memungkinkan pengembangan teori catur yang lebih tepat.

Lagi pula, setiap ilmuwan pasti tahu betapa pentingnya peran waktu dalam suatu eksperimen.

penggunaan jam catur
Jam catur pertama kali digunakan pada turnamen catur London tahun 1883. Sumber: Wikipedia

Apa Kesamaan Catur dengan Sains atau Keilmuan?

Sama seperti ilmu olahraga, meskipun kedengarannya agak mustahil, catur adalah sesuatu yang terus berkembang, ilmu catur terus berkembang, dimana para grandmaster dan juara catur terus menambahkan teori dan permutasi baru ke dalam permainan ini.

Atas dasar itu, catur secara sah dapat disebut sebagai suatu keilmuan, sebagaimana catur bisa disebut sebagai olahraga. Jadi apa saja yang ada dalam ilmu catur dan apa yang membuatnya sama dengan disiplin ilmu pada umumnya?

Ilmu pengetahuan atau sains dibangun di atas pengetahuan yang sudah ada dan melahirkan pengetahuan yang baru; begitu pula catur.

Sebagian besar, para ilmuwan dan pemain catur bekerja dengan relatif terisolasi. Galileo, Mendeleev, dan Mendel semuanya bekerja sendirian, kecil peluang bagi mereka untuk kemudian membandingkan temuan mereka dengan ilmuwan lainnya di bidang yang sama. Demikian pula para pemain catur, mereka dibatasi oleh aspek geografis dan keberadaan pemain lainnya yang bisa membantu mereka membangun dan mengembangkan strategi dan teori baru.

Catur dan sains dapat berkembang jika kerja sama dan kolaborasi menjadi lebih mudah seperti melalui media cetak, korespondensi, simposium, dan berbagai media lainnya.

Sebagian besar beban kerja sains ada pada mengamati dan merekam suatu fenomena, merumuskan teori mengapa fenomena itu bisa terjadi, kemudian menguji hipotesis yang dibuat.

Catur pun tidak jauh berbeda dengan itu. Seorang pemain catur juga menjalankan strategi, taktik, atau suatu urutan gerakan baru, yang semua prosesnya dicatat dan hasilnya dibedah dan dipelajari, yang kemudian mengarah pada hipotesis untuk selanjutnya diuji.

Mungkin terdengar aneh, para ilmuwan merumuskan suatu teori kemudian mempublikasikannya agar orang lain bisa membuktikan kesalahannya. Karl Rainer Popper, seorang akademisi Austria, mengungkapkan: sains yang baik itu tujuannya bukan untuk menguatkan suatu teori, tapi untuk menghancurkannya.

Dia adalah penggemar sejat pembantahan empiris!

Pembantahan terhadap suatu teori bukan berarti kejahatan; karena semua teori bisa saja dibantah. Tidak ada satu pun manusia yang sempurna keilmuannya,- maka penemuan itu akan terus ada, suatu bukti baru bisa saja muncul membantah suatu teori yang sudah ada. Maka, satu-satunya yang bisa diharapkan oleh para ilmuwan adalah pembuktian akan teori mereka. Adapun verifikasi tetap tidak akan bisa diraih.

Para ilmuwan akan terus menerus berusaha membantah eksperimen mereka; pemain catur pun terus berupaya untuk membantah teori mereka.

Jika Anda sudah pernah menonton The Queen's Gambit, Anda pasti melihat contoh dari pembantahan dalam catur ketika berbagai pemain catur berkumpul di apartemen Benny untuk menyangkal semua kemungkinan teori yang dihadapi Beth dalam sebuah turnamen di Rusia.

Pecatur yang baik mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka dengan cara yang sama seperti yang dilakukan ilmuwan empiris: dengan mempelajari berbagai literatur, merumuskan teori, dan kemudian mempublikasikannya untuk dibantah.

Sekarang, setelah kita bisa menyimpulkan bahwa catur adalah suatu keilmuan atau sains, saatnya mencari tahu kenapa catur disebut seni.

Apa Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

4.00 (2 nilai)
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang