Istilah "backburner" semakin populer, terutama setelah dirilisnya lagu "Backburner" oleh NIKI. Namun, apa sebenarnya arti dari "backburner" dan bagaimana konsep ini memengaruhi dinamika hubungan?
"Backburner" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang dipertahankan dalam lingkaran sosial atau emosional sebagai opsi cadangan, tanpa menjadi prioritas utama dalam hubungan. Konsep ini sering kali dikaitkan dengan dinamika hubungan di mana seseorang tetap menjaga komunikasi dengan individu lain sebagai alternatif jika hubungan utamanya tidak berjalan sesuai harapan.
Pengertian Backburner dalam Konteks Hubungan
Definisi dan Asal Usul Istilah
Backburner artinya apa? Secara harfiah, istilah backburner berasal dari verb yang ada di dunia masak. Dalam konteks tersebut, backburner maknanya mengacu pada sesuatu yang diletakkan dibelakang kompor tempat memasak dan berguna untuk menjaga makanan tetap hangat namun tidak secara aktif digunakan untuk memasak.

Dalam hubungan, arti backburner digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak menjadi prioritas utama, tetapi tetap dijaga keberadaannya dalam komunikasi. Mereka sering kali dipertahankan sebagai opsi cadangan, seandainya hubungan utama tidak berhasil atau berjalan buruk.
Jadi arti backburner adalah seseorang yang telah memiliki hubungan serius, namun malah membangun hubungan asmara dengan orang lain yang digunakan sebagai cadangan apabila suatu saat hubungan utama rusak.
Jadi dapat dikatakan backburner dalam hubungan itu adalah seorang yang memiliki hubungan 'cadangan' dalam hubungan asmaranya
Perkembangan Makna dalam Hubungan Modern
Dengan perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat dalam kehidupan sehari-hari, konsep backburner telah mengalami perubahan dalam praktiknya. Platform seperti Instagram, TikTok, dan aplikasi kencan mempermudah seseorang untuk tetap berhubungan dengan banyak orang, membandingkan, menjaga komunikasi tanpa keterlibatan mendalam.
Fenomena backburner menjadi lebih umum di kalangan Gen Z, di mana fleksibilitas dalam menjalani hubungan romantis dianggap lebih penting. Mereka merasa lebih nyaman menjaga banyak opsi terbuka dan membuat keputusan hubungan di kemudian hari, yang menyebabkan hubungan semacam ini semakin mudah dipelihara tanpa harus terikat pada satu orang dengan komitmen serius.
Ciri-ciri Hubungan Backburner
Tentu, hubungan backburner dapat dikenali sejak dini. Berikut ciri-ciri hubungan backburner agar Anda dapat menghindari hubungan yang seperti ini:
Komunikasi yang Tidak Konsisten
Salah satu tanda umum dari hubungan backburner adalah pola komunikasi yang tidak teratur. Seseorang yang berada dalam posisi backburner mungkin merasa seperti diprioritaskan hanya ketika pasangan atau orang tersebut tidak memiliki pilihan lain. Komunikasi hanya terjadi saat tidak ada kegiatan lain yang lebih penting atau ketika situasi mereka membutuhkan perhatian atau dukungan.
Kurangnya Komitmen Jelas
Hubungan backburner sering kali tidak memiliki kejelasan mengenai status dan komitmen antara kedua belah pihak. Seseorang mungkin dipertahankan dalam hubungan yang tidak memiliki kejelasan arah atau kepastian. Ketidakjelasan ini sering kali membuat salah satu pihak merasa bingung tentang apakah mereka sedang dijadikan cadangan atau benar-benar dicintai.
Perasaan Tidak Diprioritaskan
Orang yang berada dalam hubungan backburner sering kali merasa tidak diprioritaskan, seolah mereka hanya menjadi pilihan kedua. Meskipun komunikasi tetap terjaga, tetapi mereka tidak pernah merasa menjadi yang utama dalam hidup orang yang mereka cintai. Rasa diabaikan ini dapat menimbulkan kebingungan emosional dan merusak harga diri.
| Aspek | Hubungan yang Sehat | Backburner Relationship |
|---|---|---|
| Komitmen | Ada komitmen yang jelas dan saling mengikat antara pasangan. | Ada komitmen yang jelas dan saling mengikat antara pasangan |
| Kejujuran | Terbuka dan jujur tentang perasaan dan ekspektasi. | Lagu NIKI yang viral karena mengangkat tentang backburner, source: YouTube |
| Prioritas | Pasangan menjadi prioritas utama dalam hidup satu sama lain. | Pasangan menjadi prioritas utama dalam hidup satu sama lain. |
| Komunikasi | Komunikasi terbuka, teratur, dan penuh perhatian. | Komunikasi hanya terjadi saat tidak ada pilihan lain. |
| Tujuan Hubungan | Terarah pada masa depan bersama yang jelas. | Terarah pada masa depan bersama yang jelas. |
Dampak Psikologis dari Hubungan Backburner
Pasangan utama yang menjadi korban dapat mengalami penurunan self esteem. Gejalanya seperti jadi tidak percaya diri, minder, merasa diri bersalah atau kekurangan, membanding-bandingkan diri dengan pasangan simpanan.
Bella Yugi Fazny, M. Pd - Dosen IAIN Pontianak
Berada dalam hubungan backburner sangatlah melelahkan secara emosional, hingga memengaruhi kondisi mental secara signifikan. Berikut ini beberapa dampaknya terhadap kesehatan mental:
Penurunan Harga Diri
Ketika seseorang merasa hanya dijadikan “cadangan,” mereka dapat mulai mempertanyakan nilai diri mereka. Ketidakjelasan status dan perasaan terabaikan dapat merusak harga diri dan menyebabkan perasaan tidak layak untuk dicintai secara penuh.
Kecemasan dan Ketidakpastian
Berada dalam hubungan backburner sering kali membuat seseorang merasa cemas karena mereka tidak tahu apa yang terjadi dalam hubungan tersebut. Ketidakpastian ini dapat mengarah pada rasa takut akan penolakan atau kekecewaan yang datang dengan tidak adanya komitmen yang jelas.
Potensi Masalah Kesehatan Mental
Pola hubungan yang tidak sehat seperti backburner dapat menyebabkan stres kronis, kebingungan emosional, dan berisiko menimbulkan masalah kesehatan mental lebih lanjut. Terjebak dalam hubungan tanpa kepastian bisa memperburuk keadaan psikologis, membuat seseorang merasa terperangkap dalam situasi yang tidak jelas.
Faktor Penyebab Terjadinya Hubungan Backburner
Ada beberapa faktor yang membuat seseorang memilih untuk memiliki seseorang sebagai simpanannya, yaitu:
Takut Kesepian
Beberapa orang merasa tidak nyaman dengan ketidakpastian dalam hubungan dan memilih untuk memiliki opsi lain, yakni hubungan backburner, untuk memastikan mereka tidak merasa kesepian. Mereka ingin merasakan perhatian dan validasi emosional, tetapi tidak siap untuk menjalani komitmen serius. Dengan menjaga seseorang dalam backburner, mereka dapat memperoleh kenyamanan emosional tanpa tanggung jawab.
Ketidakpastian dalam Hubungan Utama
Saat seseorang merasa tidak puas atau ragu dalam hubungan yang sedang dijalaninya, mereka mungkin mulai membuka komunikasi dengan orang lain sebagai alternatif atau pelarian emosional. Hubungan utama yang tidak stabil sering menjadi alasan untuk mencari kenyamanan atau keamanan melalui backburner.
Pengaruh Media Sosial
Media sosial memainkan peran penting dalam terjadinya backburner relationship. Fitur chat, komentar, atau pesan langsung memungkinkan seseorang untuk tetap menjaga komunikasi dengan banyak orang tanpa usaha lebih. Hal ini membuat seseorang bisa menjaga hubungan tidak jelas tanpa mengharuskan adanya komitmen yang jelas, hanya dengan berinteraksi sesekali atau membalas pesan.
Apakah Anda Pernah Menjadi Backburner Seseorang?
Cara Menghindari dan Mengatasi Hubungan Backburner
Untuk mengatasi dan menghindari hubungan seperti ini, Anda haruslah melakukan kiat-kiat dibawah ini:
Meningkatkan Kesadaran Diri
Penting untuk mengenali nilai diri dan kebutuhan pribadi dalam hubungan. Tidak ada yang salah dengan memiliki kebutuhan emosional yang harus dipenuhi dengan cara yang sehat. Ketika Anda merasa hanya dijadikan opsi cadangan, penting untuk merenung dan memahami apa yang sebenarnya Anda inginkan dari hubungan tersebut.
Komunikasi Terbuka dengan Pasangan
Menghindari fenomena backburner bisa dimulai dengan komunikasi yang terbuka dan jujur. Tanyakan secara langsung mengenai status hubungan, dan jangan takut untuk membahas ekspektasi atau komitmen dari pasangan. Jika pasangan menghindari percakapan atau memberikan jawaban mengambang, ini bisa menjadi pertanda bahwa hubungan tersebut mungkin tidak berjalan dengan baik.
Menetapkan Batasan yang Sehat
Penting untuk menetapkan batasan yang jelas agar Anda tidak terjebak dalam hubungan yang tidak memberi kepastian. Jangan takut untuk berkata tidak jika Anda merasa tidak diprioritaskan. Dengan menetapkan batasan, Anda melindungi diri Anda dari hubungan yang tidak sehat dan tidak jelas.
Peran Lagu "Backburner" oleh NIKI dalam Memopulerkan Istilah Ini
Analisis Lirik dan Makna Lagu
"Backburner" adalah lagu dari NIKI yang dirilis pada tahun 2022 dalam albumnya yang berjudul Nicole. Lagu ini menggambarkan kisah seseorang yang merasa terjebak dalam hubungan yang tidak pasti, rela menjadi pilihan kedua, namun terus berharap untuk menjadi prioritas di masa depan. Melalui lirik yang bersifat menyentuh, lagu ini berhasil menggambarkan perasaan mereka yang berada dalam hubungan backburner, yang sering kali merasakan ketidakpastian dan kebingungan.
Resonansi dengan Pendengar dan Dampaknya pada Media Sosial
Lagu ini berhasil menyentuh banyak orang, terutama di kalangan Gen Z, yang kemudian mulai menghubungkan pengalaman mereka dengan konsep backburner. Tidak hanya sebagai hiburan, lagu ini menjadi medium untuk membuka diskusi tentang hubungan yang tidak jelas dan ketidakpastian emosional. Dalam media sosial, lagu ini menjadi populer dan memicu percakapan mengenai backburner relationship.
Itulah pembahasan singkat terkait apa itu backburner relationshiop. Dengan memahami konsep backburner dalam hubungan, Anda bisa menghindari terjebak dalam hubungan yang tidak memberikan kepastian emosional.
Jika Anda ingin mendalami istilah-istilah slang dalam bahasa Inggris lainnya, tentu belajar dengan seorang ahlinya merupakan solusi. Superprof memiliki jaringan guru bahasa Inggris di seluruh Indonesia yang siap membantu Anda memahami berbagai aspek bahasa Inggris.
Bergabunglah dengan Superprof sekarang dan temukan guru yang tepat untuk Anda!
Ringkaskan dengan AI









