K-Drama saat ini telah menjadi salah satu tontonan yang banyak diminati oleh orang di seluruh dunia. Mungkin Anda adalah salah satunya! Menghabiskan akhir pekan di rumah menonton K-Drama bukanlah pilihan buruk. Saat ini telah banyak platform streaming online yang menyediakan banyak pilihan untuk menonton K-Drama maupun K-Film. Anak muda saat ini lebih banyak menyebut K-Drama ini sebagai Drakor, sebuah singkatan dari Drama Korea.
Drama Korea sendiri juga memiliki berbagai genre yang bisa Anda nikmati. Mulai dari genre romantic, komedi romantic, thriller, detektif dan hukum, hingga drama sejarah kolosal yang biasa disebut sebagai drama ssaeguk.
Tak hanya itu, bahasa yang digunakan juga banyak menarik perhatian penonton. Tidak hanya di Asia, bahkan orang Eropa dan Amerika mulai tertarik dengan bahasa Korea. Misalnya beberapa kata sederhana, seperti Annyeong, Jinjja, Saranghaeyo, dan lain sebagainya. Bahkan mereka seringkali mencampurnya dengan bahasa ibu mereka.
Hal ini tentu saja tidak lepas dari Korean Wave atau Hallyu dalam Bahasa Korea. Korean Wave sendiri dimulai awal tahun 2000-an dengan banyaknya drama asal Korea yang ditayangkan di seluruh Asia. Kemudian merebak ke Eropa. Drama seperti Boys Over Flower, telah mencuri hati penonton Barat. Banyak dari masyarakat Barat tertarik mempelajari bahasa Korea berkat drama Korea yang semakin mudah diakses.
Dalam drama Korea Anda mungkin banyak mendengar kata sapaan seperti oppa, nuuna,eonni, ahjumma dan ahjussi. Lalu, ahjussi arti dari kata apa? Apa arti ahjussi dalam bahasa Korea? Sedikit banyak Anda akan mengetahui arti ahjussi dan bagaimana menggunakannya setelah ini.
Pelajari juga apa pengertian dari Annyeong!

Ahjussi (아저씨)
Ahjussi meaning atau ahjussi adalah sapaan untuk laki laki yang memiliki umur antara 30-50 tahun. Atau yang berjarak 20 tahun dari orang yang menyapa. Kata ahjussi artinya adalah paman atau om. Uniknya, di Korea panggilan, “Ahjussi” tidak hanya diperuntukkan bagi laki-laki paruh baya yang memilii usia di atas 30 tahun. Akan tetapi, juga di peruntukkan bagi laki-laki paruh baya yang bukan termasuk keluarga seperti ayah teman kita, ayah atasan kita, atau bahkan atasan kita sendiri dan lain-lain.
Penulisan kata ahjussi dalam huruf Hangeul atau lebih akrab disebut ahjussi hangul adalah “아저씨,” sedangkan bentuk romanisasinya lebih umum ditulis sebagai “ajusi.”
Istilah tersebut juga memunculkan fenomena “ahjussi fans,” yaitu para penggemar figure para aktor dan idol yang berusia di atas 35 tahun ke atas atau berjarak 20 tahun dari para fans, khususnya di dunia K-Pop. Di Indonesia, pencinta drama Korea bahkan mengenal istilah “ahjussi rasa oppa”, yang merujuk pada aktor-aktor Korea berusia dewasa yang tetap tampak menawan dan biasanya masih awet muda. Beberapa aktor yang sering dijuluki demikian antara lain Yoo Jae Suk, Gong Yoo, Lee Dong Wook, dan Lee Joon Gi, dan lain sebagainya.
Penggunaan Kata “Ahjussi”
Kata ini bisa diucapkan oleh laki-laki atau perempuan yang digunakan untuk menyapa seorang laki laki yang lebih tua berjarak 20 tahun lebih. Kata ini juga bisa digunakan untuk menyapa laki-laki yang sudah menikah. Kata sapaan ini menunjukkan rasa hormat Anda ketika menyapa laki-laki yang sudah menikah.
Namun bagi anggota keluarga, kata sapaan ini dapat menunjukkan rasa sayang. Misalnya, seorang keponakan jauh akan menggunakan kata ahjussi untuk menyapa pamannya, dan biasanya diikuti oleh nama keluarga, contohnya menyapa dengan sapaan, “Annyeonghaseyo, ahjussi Kim.”
Perlu diingat, kata ahjussi hanya dapat digunakan orang yang usianya lebih tua dari yang disapa. Hal ini tentu dapat diterima menurut aturan sosial di Korea. Namun, jika Anda adalah pria dewasa yang sudah berusia 40-an meskipun belum menikah, Anda tidak boleh memanggil seseorang yang seumuran Anda dengan sapaan ahjussi meskipun ahjussi artinya paman atau om. Anda bisa menghina orang yang disapa jika memanggil seseorang dengan kata sapaan ahjussi.
Selain makna utamanya, istilah ahjussi juga digunakan sebagai sapaan untuk beberapa kategori orang, seperti:
- Pria dewasa yang lebih tua dan tidak dikenal secara dekat
- Ayah dari kenalan atau teman yang hubungannya tidak terlalu akrab
- Petugas keamanan, penjaga, atau pelayan pria yang lebih tua
Perbedaan Kata “Ahjussi” dan “Samchon”
Terdapat perbedaan mendasar antara ahjussi dan samchon dalam penggunaan kata paman bahasa Korea. Istilah ahjussi dipakai untuk menyapa atau merujuk pada pria paruh baya yang tidak memiliki hubungan keluarga atau om bahasa Korea. Sebutan ini biasanya digunakan dalam situasi sosial sehari-hari, baik ketika berbicara dengan orang yang lebih tua namun tidak terlalu dikenal, maupun ketika menunjukkan rasa hormat kepada laki-laki yang usianya terpaut cukup jauh.
Sementara itu, samchon artinya secara khusus merujuk pada paman kandung, yakni saudara laki-laki dari ayah atau dari ibu. Berbeda dengan ahjussi yang bersifat umum, penggunaan samchon berkaitan langsung dengan hubungan kekerabatan.
Selain itu, banyak penonton K-Drama yang penasaran bagaimana cara menyebut paman dalam bahasa Korea. Mempelajari istilah sapaan dalam budaya Korea, memahami bagaimana menyebut bahasa Korea paman juga sangat penting. Dalam penggunaan sehari-hari, istilah yang paling sering muncul adalah ahjussi, karena sapaan samchon adalah kata sapaan yang digunakan kepada pria dewasa berusia lebih tua dan tidak memiliki hubungan keluarga dekat. Namun, jika merujuk pada paman kandung, bahasa Korea menggunakan istilah samchon. Lebih lanjut, paman dari pihak ayah disebut “chin samchon,” sedangkan paman dari pihak ibu disebut “we samchon.” Pemahaman mengenai perbedaan istilah untuk bahasa koreanya paman atau bahasa korea om ini penting agar sapaan yang digunakan lebih tepat dan sesuai dengan norma kesopanan yang dijunjung tinggi dalam budaya Korea.
Dalam mempelajari istilah sapaan dalam budaya Korea, memahami bagaimana menyebut bahasa Korea paman juga sangat penting. Meskipun banyak orang mengenal istilah ahjussi sebagai sapaan umum untuk pria dewasa, sebutan paman dalam konteks keluarga sebenarnya menggunakan istilah samchon. Itulah sebabnya ketika seseorang ingin menyebut paman kandung dalam bahasa Korea, mereka tidak menggunakan ahjussi, melainkan samchon, dengan pembagian lebih detail seperti chin samchon untuk paman dari pihak ayah dan we samchon untuk paman dari pihak ibu. Perbedaan ini menunjukkan betapa teliti dan terstrukturnya sistem sapaan dalam bahasa Korea.
Cek di sini untuk kursus bahasa korea di Indonesia

Harabeoji vs Ahjussi
Memanggil seseorang yang lebih tua dari Anda dalam bahasa Korea memang cukup tricky. Jika Anda ingin menyapa seorang laki-laki yang sudah sangat tua ada baiknya Anda memanggilnya dengan sebutan harabeoji, bukan lagi ahjussi. Saat Anda memanggil orang yang sudah sangat tua dengan sebutan ahjussi, maka Anda dianggap menghina orang tersebut dan tidak menghormatinya. Jadi gunakannya kata sapaan ahjussi untuk orang yang lebih tua 20 tahun dari Anda.
Dalam budaya Korea setiap sapaan tentu mengandung makna yang dalam dan dalam kata sapaan tersebut juga menunjukkan bagaimana kita menghormati seseorang. Budaya Korea memang sangat mengedepankan sopan santun kepada yang lebih tua atau lebih senior. Perbedaan usia satu tahun saja dapat memilliki perbedaan besar saat menggunakan level kesopanan bahasa. Seseorang yang usianya lebih muda diharapkan memiliki sopan santun yang baik dalam menyapa dan berbicara kepada orang yang usianya lebih tua. Hanya yang sebaya saja yang bisa menggunakan bahasa yang lebih santai. Atau jika Anda berteman baik dengan seseorang yang lebih tua atau muda dan Anda sepakat untuk menggunakan bahasa santai, maka Anda baru bisa menggunakan banmal, atau bahasa santai.
Jika Anda memiliki kesulitan dalam bahasa Korea, Anda bisa menggunakan aplikasi-aplikasi untuk menerjemahkan bahasa Korea ke bahasa Indonesia.
Ahjussi Vs Ahjumma
Bagi yang penasaran tentang ahjussi ahjumma artinya, kedua istilah ini sebenarnya digunakan untuk menyapa pria dan wanita paruh baya dalam budaya Korea. Ahjussi merujuk pada pria dewasa yang usianya lebih tua dari penutur, biasanya sekitar 30–50 tahun. Sementara itu, ahjumma digunakan untuk menyapa wanita paruh baya, terutama yang sudah menikah atau terlihat lebih dewasa.
Dalam percakapan sehari-hari, ahjussi dan ahjumma tidak hanya berfungsi sebagai sapaan, tetapi juga mencerminkan rasa hormat kepada orang yang lebih tua. Meskipun banyak yang mengira kedua istilah ini setara dengan “om” dan “tante,” penggunaannya sangat bergantung pada konteks dan hubungan sosial. Karena itu, memahami ahjussi ahjumma artinya dapat membantu Anda lebih tepat dan sopan saat berkomunikasi dengan penutur asli Korea.
Contoh Kalimat yang Menggunakan Istilah Ahjussi
Setelah memahami bahwa ahjussi merupakan sapaan untuk pria paruh baya, berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan istilah tersebut:
- 아저씨, 이 길로 가면 지하철역이 나오나요?
(Ajeossi, i gillo gamyeon jihacheol-yeogi naonayo?)
“Pak, apakah jika mengikuti jalan ini saya akan menemukan stasiun kereta bawah tanah?” - 잘생긴 아저씨
(Jalsaengin ajeossi.)
“Ahjussi ganteng.” - 비가 와서 아저씨가 우산을 빌려 주셨다.
(Biga waseo ajeossiga usaneul bilyeo jusyeotda.)
“Karena hujan, paman itu meminjamkan saya payung.” - 아저씨는 길을 잃은 아이를 경찰서까지 데려다주었다.
(Ajeossineun gireul ireun aireul gyeongchalseokkaji deryeodajueotda.)
“Seorang pria paruh baya mengantarkan anak yang tersesat ke kantor polisi.” - 저분은 삼촌이라고 부르기에는 아직 젊다.
(Jeobuneun samchon-irago bureugieneun ajik jeomda.)
“Beliau masih terlalu muda untuk disebut sebagai paman.”
Mungkin Anda akan terkecoh jika menonton drama Korea. Banyak dari aktor Korea yang memiliki paras rupawan, bahkan tak jarang wajah mereka jauh lebih muda dari usia asli mereka. Beberapa aktor terkenal bahkan sudah berusia diatas 40 tahun dan sudah bisa disapa sebagai ahjussi. Namun wajah mereka yang awet muda kerap menipu penonton dan banyak dari penggemarnya yang berusia belasan atau awal 20-an memanggil aktor tersebut dengan sapaan oppa (sapaan seorang adik perempuan kepada kakak laki-laki). Saat orang-orang yang awet muda ini disapa dengan panggilan oppa, maka hal itu bisa dianggap sebagai pujian kepada seseorang. Tentu saja hal ini perlu disampaikan dengan cara yang tepat dan kepada orang yang tepat pula.
Periksa di sini untuk kursus bahasa Korea online

Kenali perbedaan kata Saranghaeyo dan Saranghae
Macam-Macam Panggilan Korea
- Oppa (오빠) – Digunakan perempuan untuk memanggil laki-laki yang lebih tua.
- Eonni (언니) – Digunakan perempuan untuk memanggil kakak perempuan.
- Hyung (형) – Digunakan laki-laki untuk memanggil kakak laki-laki.
- Noona (누나) – Digunakan laki-laki untuk memanggil perempuan yang lebih tua.
- Ahjussi (아저씨) – Sapaan untuk pria dewasa atau paruh baya, biasanya berusia 30–50 tahun.
- Ahjumma (아줌마) – Sapaan untuk wanita dewasa atau paruh baya.
- Harabeoji (할아버지) – Sapaan untuk kakek.
- Halmeoni (할머니) – Sapaan untuk nenek.
- Samchon (삼촌) – Sapaan untuk paman kandung, baik dari pihak ayah maupun ibu.
- Seonsaengnim (선생님) – Sapaan untuk guru atau seseorang yang dihormati.
Berbagai panggilan dalam bahasa Korea ini menunjukkan betapa pentingnya sopan santun dan hierarki usia dalam budaya Korea.
7 Istilah Bahasa Korea Lainnya
- Oppa (오빠)
Oppa secara harfiah berarti “kakak laki-laki” dan digunakan perempuan untuk memanggil pria yang lebih tua. Seiring waktu, istilah ini berkembang menjadi panggilan sayang bagi pasangan atau laki-laki yang dekat secara emosional. - Gajima (가지마)
Istilah ini kerap muncul dalam adegan dramatis drama Korea. Gajima berarti “jangan pergi” atau “jangan tinggalkan aku”. - Annyeong Haseyo (안녕하세요)
Annyeong bermakna “selamat” atau “sehat”. Secara literal, annyeong haseyo adalah ucapan yang menyampaikan doa agar lawan bicara berada dalam kondisi baik dan sehat—bukan sekadar pertanyaan “apa kabar”. - Chagiya / Jagiya (자기야)
Sapaan ini berarti “sayang” atau “beb” dan biasanya digunakan oleh pasangan, baik yang sudah menikah maupun yang masih berpacaran. Meskipun tidak setenar oppa, istilah ini sangat umum dalam percakapan intim pasangan di Korea. - Yeorobun (여러분)
Yeorobun berarti “semua” atau “hadirin sekalian”. Istilah ini digunakan untuk menyapa banyak orang sekaligus, setara dengan “everyone” atau “guys” dalam bahasa Inggris. - Jinjja (진짜)
Jinjja bermakna “sungguh”, “benar-benar”, atau “serius”. Biasanya digunakan untuk memberi penekanan atau menunjukkan keterkejutan, mirip dengan “really” dalam bahasa Inggris.
Menyapa seseorang dalam bahasa Korea bisa cukup sulit terutama bagi Anda non penutur asli. Beberapa bahasa di dunia bahkan tidak memiliki tingkatan kesopanan dalam bahasa mereka. Tentu hal ini akan cukup menyulitkan seseorang yang akan belajar Bahasa Korea. Tapi jangan khawatir, belajar bahasa Korea dengan cara menonton drama Korea juga bisa menjadi salah satu cara yang menyenangkan untuk belajar. Berkat visualisasi dan, jalan cerita yang menarik, membuat drama Korea adalah salah satu media belajar bahasa Korea terbaik. Namun bagaimana jika Anda ingin bercakap-cakap dengan seseorang? Bagaimana jika Anda memiliki banyak pertanyaan seputar bahasa Korea dan budaya Korea?
Mungkin internet dapat menjawab semuanya, namun itu tidak dapat dipastikan apakah informasi tersebut kredibel atau tidak. Jika Anda ingin belajar bahasa baru terutama bahasa Korea, anda perlu menemukan cara belajar yang tepat. Belajar bersama tutor adalah salah satu pilihan yang tepat. Cara ini tidak pernah dapat digantikan bahkan oleh kemajuan teknologi. Belajar bersama tutor memiliki banyak keunggulan, contohnya Anda dapat bertanya apa saja mengenai budaya Korea, Anda juga bisa berlatih berbicara bahasa Korea dengan lawan bicara yang tepat.
Panggilan sayang ala Korea bisa menambah kemampuan bahasa Korea Anda!
Superprof adalah platform tutor online yang memiliki ratusan tutor Bahasa Korea berkualitas. Anda bahkan dapat menemukan tutor online yang dekat rumah Anda sehingga Anda bisa melakukan pembelajaran tatap muka. Atau Anda bahkan dapat belajar bahasa Korea langsung dari orang asli Korea. Anda hanya perlu menyiapkan jaringan internet dan komputer, maka Anda sudah bisa memulai impian Anda menguasai Bahasa Korea. Superprof bisa melakukannya.
Ringkaskan dengan AI









